Loading...
You are here:  Home  >  Info Jateng  >  Artikel ini

Karyawan Indomaret Asal Sendangsoko Pati Tewas Bersimbah Darah Dibunuh Perampok



Reporter:    /  @ 11:40:06  /  8 Desember 2017

    Print       Email

Kondisi korban setelah dibunuh perampok di ruang brankas penyimpanan uang Indomaret Pandean Lamper Semarang. (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Semarang – Seorang karyawan yang bekerja di Indomaret Pandean Lamper Semarang bernama Agung Koko Prakoso (21) tewas dibunuh seorang perampok pada Jumat (8/12/2017) dini hari.

Agung merupakan warga Dukuh Gagung RT 9 RW 1, Desa Sendangsoko, Kecamatan Jakenan, Pati. Dia meninggal dunia setelah kehabisan darah karena luka tusuk.

Agus Ardiyanto, salah satu saksi saat dimintai keterangan polisi mengungkapkan, peristiwa tersebut terjadi saat seorang tidak dikenal menggunakan seragam Indomaret pura-pura menukarkan uang.

Baca: Warga Baturejo Pati Mendadak Meninggal Dunia di Kursi Duduk SPBU Sukolil

Agung yang tidak mengetahui gelagat pelaku langsung mengantarkannya ke ruang brankas penyimpanan uang. Sementara temannya, Agus masih berjaga di bagian kasir.

Sepuluh menit setelah mengantar pelaku ke ruang brankas, pelaku keluar dan Agung mendengar suara rintihan orang kesakitan. Setelah dicek, Agus sudah bersimbah darah dan meninggal dunia.

Setelah membunuh korban, pelaku membawa uang Rp 2 juta dari brankas penyimpanan Indomaret.

Baca: Mobil Calya Remuk Usai Tabrak Tiang Reklame di Jalan Ahmad Dahlan Pati

Petugas kepolisian yang mengetahui informasi tersebut langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga memeriksa CCTV dan mengumpulkan barang bukti, serta memeriksa para saksi.

Sementara korban dibawa ke RSUD Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan dan autopsi. Polisi masih melakukan pendalaman kasus untuk membongkar pelaku perampokan yang menewaskan karyawan Indomaret tersebut.

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Aset Milik Telkomsel Dilelang CIMB Niaga, Pemenang Lelang Layangkan Somasi

Selengkapnya →