Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Blora  >  Artikel ini

Ratusan Guru SD dari Blora Timba Ilmu ke SDN 04 Purwodadi Grobogan



Reporter:    /  @ 18:00:30  /  7 Desember 2017

    Print       Email

Anggota Pocil SDN 04 Purwodadi menyuguhkan atraksi menyambut kedatangan rombongan guru dari Kecamatan Kedungtuban, Blora yang melangsungkan studi banding, Kamis (7/12/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, GroboganSDN 04 Purwodadi mendapat tamu istimewa, Kamis (7/12/2017). Yakni, sekitar 120 guru SD beserta kepala sekolah, pengawas dan kepala UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan Kedungtuban, Blora. Kedatangan ratusan guru tersebut dalam rangka studi banding ilmu pembelajaran.

“Beberapa hari lalu kita ada kunjungan guru dari Jepara. Hari ini, gentian rekan guru dari Blora yang datang ke sini,” kata Kepala SDN 04 Purwodadi Widarti.

Kedatangan banyak guru itu SDN 04 Purwodadi itu cukup beralasan. Soalnya, salah satu SD favorit di Grobogan tersebut yang baru saja meraih prestasi juara I tingkat nasional dalam Lomba Budaya Mutu untuk kategori komponen pembelajaran.

“Sebelumnya, jarang ada studi banding di sekolah kami. Setelah jadi juara, banyak yang ingin kesini. Keberhasilan jadi juara menjadi berkah bagi kami karena bisa berbagi ilmu pada rekan guru dari kabupaten lain,” cetus Widarti.

Dari pantauan di lapangan, sebelum mendapat penjelasan dari pihak sekolah, ratusan guru sudah menyebar ke beberapa ruang kelas dan sekitar halaman. Mereka mengamati proses belajar mengajar dari luar kelas. Selain itu, para guru dari Blora juga tampak serius melihat siswa yang sedang mengerjakan prakarya di teras kelas dan halaman.

Rombongan studi banding yang datang dengan dua bus dan beberapa mobil juga sempat melihat kebolehan polisi cilik (Pocil) siswa SDN 04 Purwodadi. Berbagai atraksi yang ditampilkan di halaman sempat membuat decak kagum sejumlah guru dari Blora itu. Bahkan, banyak diantaranya yang mengabadikan atraksi pocil lewat kamera handphone.

“Wah, kemampuan pocil SDN 04 Purwodadi ini bagus sekali. Gerakan yang dilakukan terlihat sangat kompak,” kata Sujarwo, salah satu guru dari Blora yang ikut acara studi banding tersebut.

Menurutnya, peserta studi banding sebagian besar adalah guru kelas I dan IV. Kemudian, ditambah guru olahraga dan agama.

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Pelaku Korupsi Tidak Bisa Dipandang dari Latar Belakangnya, Begini Penjelasannya

Selengkapnya →