Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Setelah Laporkan Suami ke Polisi, Istri yang Ditelantarkan Kini Wadul Direktur RSUD Soewondo Pati



Reporter:    /  @ 18:00:14  /  6 Desember 2017

    Print       Email

Kuasa hukum WW, Maskuri (kiri) menyerahkan berkas laporan dugaan kasus penelantaran istri kepada Direktur RSUD Soewondo Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Seorang ibu rumah tangga berinisial WW (41), warga Widorokandang, Kecamatan Pati, melaporkan suaminya ke polisi karena menelantarkan dirinya selama setahun. Tak hanya itu, sang suami berinisial Al (48) juga dilaporkan ke Direktur RSUD dr Soewondo Pati, dr Suworo, Rabu (6/12/2017).

Pelaporan ke direktur RSUD ini dilakukan lantaran Al merupakan seorang aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di RSUD Soewondo Pati. Pelaporan dilakukan kuasa hukum WW dari lembaga bantuan hukum (LBH) Advokasi Nasional Maskuri.

Menurut Maskuri, AI patut diduga melanggar pasal 3 ayat 4 dan 6 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin ASN.

“Terlapor diduga melanggar kewajiban PNS untuk menaati peraturan perundang-undangan. Karena setiap PNS wajib menjunjung tinggi martabat PNS. Perbuatan terlapor diduga keras melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) berupa penelantaran istri,” ucap Maskuri.

Berdasarkan pemahaman tersebut, Maskuri menilai AI harus dikenakan hukuman disiplin PNS. Adapun mekanisme pemeriksaan dan penjatuhan sanksi akan diserahkan sepenuhnya kepada direktur RSUD Soewondo.

Baca : Ditelantarkan Lebih dari Setahun, Istri di Pati Ini Laporkan Suami ke Polisi

Sebelumnya, sang istri juga melaporkan suaminya kepada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pati. Sebab, AI juga diduga melakukan tindak pidana penelantaran istri selama setahun.

Menanggapi laporan tersebut, dr Suworo mengaku terkejut karena belum tahu permasalahan tersebut sebelumnya. Dia akan membentuk tim khusus untuk mengkaji persoalan tersebut.

“Kami akan membentuk tim untuk memeriksa terlapor. Jika memang terbukti dengan apa yang dilaporkan, sanksi disiplin tentu akan dilakukan sesuai dengan mekanisme,” papar dr Suworo.

Selanjutnya, bila memang terbukti bersalah dan melanggar PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin ASN, terlapor akan diserahkan kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pati.

Editor : Ali Muntoha

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Kosek Kos-kosan dan Penginapan, 9 Pasangan Mesum di Grobogan Terjaring

Selengkapnya →