Loading...
You are here:  Home  >  Info Metro  >  Info Lainnya  >  Artikel ini

Wow…Setahun Kominfo Blokir 27 Ribu Situs Negatif



   /  @ 14:44:47  /  6 Desember 2017

    Print       Email

Ilustrasi

MuriaNewsCom, Semarang – Perang terhadap berita hoax maupun berita bermuatan negatif terus digencarkan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Bahkan dalam satu tahun ini, Kominfo telah memblokir sebanyak 27 ribu situf bermuatan negatif.

Hal ini dikatakan Direktur Ekosistem BP3TI Kominfo, Dani Januar Isnawanm dalam diskusi di Gedung Gradhika Bhakti Praja, kompleks kantor Gubernuran Jateng, Selasa (5/12/2017) kemarin.

Menurut dia, puluhan ribu situs itu sudah di-blacklist dan ditutup. Menurut dia, dasar pemblokiran adalah penyebaran konten pornografis dan terorisme. Pihaknya menggunakan mesin blokir sensor dalam mendeteksi situs-situs tersebut.

“Jadi mesin sensor blokir ini berlaku untuk situs yang mengandung konten pornografi dan radikalisme,” katanya.

Menurut Dani dengan tindakan tersebut diharapkan dapat menekan penyebaran konten yang menyimpang dari UU ITE. Sebelum menerapkan mesin blokir sensor itu, pihaknya terlebih dahulu melakukan langkah-langkah preefentif.

“Jika langkah prefentif dirasa kurang, maka secara agresifnya kita gunakan mesin blokir sensor,” terang Dani.

Perihal maraknya berita bohong (hoax), Dani tidak menampik bahwa hingga saat ini konten bermuatan hoax terus meningkat seiring pesatnya pertumbuhan teknologi dan bertambahnya pengguna media sosial.

“Program literasi digital yang tengah digalakkan menjadi salah satu langkahnya. Kembali lagi, langkah preventif akan terus kita lakukan mengingat konten hoax semakin meresahkan masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap peran serta masyarakat Indonesia untuk bijak mengunakan media digital sangat dibutuhkan untuk menangkal informasi yang mampu memecah belah kerukunan bangsa.

“Kami terus lakukan edukasi tentang bijak menggunakan internet ke perguruan tinggi serta LSM yang ada di seluruh Indonesia, juga lewat sosialisasi berkala oleh Kominfo dimulai dari pertengahan tahun,” pungkasnya.

Editor : Ali Muntoha

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Usai Duel, Maling di Raguklampitan Jepara jadi Bulan-bulanan Warga

Selengkapnya →