Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Petani di Undaan Kudus Tewas Tersengat Listrik saat Setrum Tikus di Sawah



Reporter:    /  @ 14:55:52  /  6 Desember 2017

    Print       Email

Petugas Polsek Undaan memeriksa lokasi meninggalnya warga yang tersengat listrik di area persawahan, Rabu (6/12/2017). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Seorang petani bernama Biyani warga Desa Larik Rejo RT 05/RW 02 Kecamatan Undaan tewas tersengat setrum tikus dalam areal sawah miliknya, Rabu (6/12/201). Setrum tikus tersebut diketahui sudah dipasang semalam sebelum kejadian nahas tersebut terjadi.

Kapolsek Undaan, AKP Anwar mengatakan, kejadian tersebut bermula saat korban Biyani mengecek setrum tikus yang dipasangnya sekitar pukul 05.30 WIB di Desa Karangrowo. Hanya saja, diduga kurang hati-hati, ia tersengat sendiri setrum tikus tersebut hingga meninggal dunia.

“Korban pergi dengan tujuan memeriksa jebakan tikusnya. Dan sekira pukul 06.30 WIB korban di ketahui oleh petani lainya sudah dalam keadaan meninggal dalam keadaan telentang dengan posisi jari tengah tangan kanan yang terlilit kabel,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Menurut dia, listrik yang digunakan bersumber dari genset dengan tegangan arus listrik mencapai 1.500 watt. Genset tersebut biasa digunakan korban untuk membasmi hama tikus yang semakin meresahkan.

”Kemungkinan besar korban kurang hati-hati. Itu diketahui dari lilitan kabel dengan posisi jari tengah,” ungkapnya.

Melihat kejadian tersebut, petani yang berada disekitar kejadian langsung berlarian. Namun, nyawa korban tak tertolong. Mereka pun langsung melapor ke pemdes dan diteruskan ke Mapolsek Undaan. Beberapa menit kemidian petugas dari polsek tiba dan membawa jenazah ke Puskesmas Ngemplak.

“Dari hasil pemeriksaan dokter puskesmas Ngemplak  Dr. Aris, korban meninggal dunia karena tersengat arus listrik. Dan dalam tubuhnya juga tidak ada tanda-tanda penganiayaan,” jelasnya.

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Merangkak Naik, Harga Beras di Kudus Tembus Rp 11.500 per Kilogram

Selengkapnya →