Loading...
You are here:  Home  >  Info Jateng  >  Artikel ini

Juragan Sapi Disekap dan Dilakban Rampok Bercadar, Uang Puluhan Juta Digondol



   /  @ 15:03:11  /  5 Desember 2017

    Print       Email

Polisi saat melakukan olah TKP perampokan di Desa Patukrejo, Kecamatan Bonorowo, Kebumen. (Tribratanews Polda Jateng)

MuriaNewsCom, Kebumen – Kelompok rampok bersenjata menyatroni rumah juragan sapi dan ayam, Komari (55) di Desa Patukrejo, Kecamatan Bonorowo, Kebumen. Para perampok menyekap dan mengancam membunuh korban.

Mereka menguras barang berharga milik korban dan membawa kabur uang sebesar 48 juta. Peristiwa perampokan ini terjadi pada Senin (4/12/2017) sekitar pukul 03.00 WIB.

Menurut keterangan korban, jumlah perampok yang masuk ke rumahnya empat orang. Mereka membawa senjata tajam dan menutupi wajah dengan cadar.

Kapolres Kebumen AKBP Titi Hastuti, melalui Kasubbag Humas Polres Kebumen, saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan Sat Reskrim Polres Kebumen dan Unit Reskrim Polsek Bonorowo Polres Kebumen.

“Saat kami melakukan olah TKP, para pelaku ini diduga masuk rumah dengan cara menjebol pagar tembok utara rumah korban, selanjutnya masuk melalui pintu dapur. Keterangan korban, pelaku itu berjumlah empat orang dengan ciri-ciri memakai tutup kepala dan membawa sajam (senjata tajam),” ucap AKP Willy.

Kasus perampokan itu terbilang cukup singkat. Hanya dalam waktu sekitar 30 menit, para perampok sudah bisa melumpuhkan penghuni dan menguras uang milik korban. Para pelaku juga meminta korban untuk menunjukan tempat penyimpanan uang dengan kondisi mata tertutup lakban.

Kepada polisi, korban mengatakan jika rumahnya memang jarang dikunci, untuk memudahkan mengecek hewan ternaknya saat malam hari.

“Korban ini,selain usaha toko kelontong, dia juga usaha ayam petelor dan sapi. Jadi, rumahnya jarang dikunci, terutama bagian pintu dapur. Ya, untuk memudahkan mengecek ternaknya,” terangnya.

Komari merasa aman, karena sudah ada tembok bata yang mengelilingi rumahnya. Alasan itu yang membuat korban merasa aman dari pencurian. Rumah korban bagian lantai bawah adalah warung atau toko kelontong.

Keterangan Komari, saat kejadian seluruh rumah tengah tertidur lelap. Saat itu para keluarga yang terdiri dari istri, anak dan mantu korban tidur di kamar. Komari dan Isterinya di lantai dua.

Para korban ditutup mulutnya dan matanya menggunakan lakban agar tidak teriak. Korban sempat mengancam akan membunuh para korban.

Selain membawa kabur uang tunai puluhan juta rupiah, pelaku juga menggasak empat buah HP dan tiga slop rokok.

Editor : Ali Muntoha

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Pelaku Korupsi Tidak Bisa Dipandang dari Latar Belakangnya, Begini Penjelasannya

Selengkapnya →