Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Jelang Pemilu Legislatif 2019, Muncul Wacana Penambahan Dapil di Grobogan, Ini Skemanya



Reporter:    /  @ 17:39:15  /  4 Desember 2017

    Print       Email

Dosen Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta Agus Riwanto menyampaikan simulasi penataan daerah pemilihan dalam Rapat Kerja Penataan Daerah Pemilihan (Dapil) dan alokasi kursi DPRD Kabupaten Grobogan dalam Pemilu Legislatif 2019, Senin (3/12/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, GroboganRapat Kerja Penataan Daerah Pemilihan (Dapil) dan alokasi kursi DPRD Kabupaten Grobogan dalam Pemilu Legislatif 2019 yang diselenggarakan KPU Grobogan sempat memunculkan satu wacana baru, Senin (3/12/2017). Yakni, usulan penambahan daerah pemilihan (dapil) dalam pemilu legislatif (Pileg) 2019 menjadi 6.

Sebelumnya, ada 5 Dapil yang ada di Grobogan. Yakni, Dapil 1 yang meliputi Kecamatan Geyer, Toroh, dan Purwodadi. Kemudian, dapil 2 (Karangrayung, Godong, Klambu, Penawangan, dan Brati. Untuk dapil 3 (Tegowanu, Gubug, Kedungjati, dan Tanggungharjo). Sedangkan dapil 4 (Ngaringan, Wirosari, Tawangharjo, dan Grobogan). Terakhir, dapil 5 (Kradenan, Pulokulon, dan Gabus).

Ketua KPU Grobogan Afrozin Arif menuturkan, wacana perubahan terjadi pada dapil 2. Untuk dapil 2 diusulkan diisi Kecamatan Karangrayung, Godong, dan Penawangan. Sedangkan Kecamatan Brati, Klambu masuk dapil 3 ditambah Kecamatan Grobogan yang sebelumnya masuk dapil 4.

Namun usulan tersebut tidak mendapat persetujuan dari peserta rakor. Mayoritas menghendaki tetap menggunakan format 5 dapil seperti sebelumnya.

“Jika ada 5 dapil maka yang tidak terwakili hanya 8.000 pemilih. Namun jika menggunakan 6 dapil, justru yang tidak terwakili sampai 17 ribu pemilih. Hal ini dihitung berdasarkan jumlah penduduk dalam Data Agregat DAK 2 Kabupaten Grobogan. Data masih bisa berubah menunggu data terbaru dari Disdukcapil Grobogan,” ujarnya.

Pada Data Agregat DAK 2 Grobogan, jumlah penduduk tercatat 1.179.448 orang pada Pemilu 2014. Dalam pileg 2014 jumlah kursi DPRD Grobogan ada 50 dengan Bilangan Pembagi Penduduk (BPPd) 23.588.

Dosen Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta Agus Riwanto yang jadi  narasumber raker tersebut mengatakan, penambahan dapil di Grobogan masih memungkinkan. Dengan catatan, ada penambahan jumlah penduduk lebih dari 10 persen.  

“Usulan yang muncul masih merupakan simulasi. Penambahan dapil tersebut masih menunggu data pasti dari Dinas Catatan Sipil dan data dari Kemendagri yang baru diberikan 17 Desember nanti. Simulasi tadi kita pakai berdasarkan DAK pemilu Gubernur 2018,” katanya.

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Kosek Kos-kosan dan Penginapan, 9 Pasangan Mesum di Grobogan Terjaring

Selengkapnya →