Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Tukang Perahu di Pulokulon Temukan Mayat Perempuan di Pinggir Sungai Lusi Grobogan



Reporter:    /  @ 19:11:01  /  3 Desember 2017

    Print       Email

Sejumlah petugas melakukan evakuasi mayat yang ditemukan di sungai Lusi Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Warga Dusun Pelem, Desa/ Kecamatan Pulokulon, Grobogan dikejutkan dengan peristiwa penemuan mayat di pinggir sungai Lusi yang di sebelah utara perkampungan. Mayat yang ditemukan dalam posisi terlentang itu berjenis kelamin perempuan. Mayat yang mengenakan celana jins warna biru dan kaos tanpa lengan warna ungu tersebut ditemukan sekitar pukul 08.30 WIB.

Mayat yang mengambang di pinggiran sungai kali pertama diketahui oleh tukang perahu bernama Budi (19) saat akan menyeberangkan tetangganya bernama Nardi (45). Saat hendak menyeberang, keduanya melihat ada sosok mencurigakan beberapa meter di depan perahu.

Kemudian, Nardi meminta Budi agar mendekatkan perahunya ke lokasi itu. Setelah didekati, sosok mencurigakan itu adalah mayat. Selanjutnya, kedua orang itu segera kembali ke kampung dan mengabarkan peristiwa itu pada perangkat desa dan diteruskan pada pihak kepolisian.

Meski mayat mengenakan pakaian lengkap, namun tidak ditemukan tanda pengenal pada tubuh korban. Hal itu sempat menyulitkan polisi untuk mengenali identitas korban. Diperkirakan, korban juga bukan warga sekitar. Soalnya, warga setempat tidak ada yang mengenali atau merasa kehilangan anggota keluarganya.

Jatidiri korban akhirnya bisa terlacak setelah polisi melakukan pemeriksaan sidik jari korban. Dari metode ini, muncul nama Siti Sundari (24), warga Desa Wado, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora.

Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Suwasana mengatakan, dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Saat ini, pihaknya menunggu keluarga korban untuk meminta izin untuk dilakukan autopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban.

”Dari pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Namun, kami masih menunggu keluarga korban untuk melakukan autopsi. Setelah itu, kami akan kembalikan jenazah pada keluarga korban,” ujarnya.

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Kosek Kos-kosan dan Penginapan, 9 Pasangan Mesum di Grobogan Terjaring

Selengkapnya →