Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Perhutani Gundih Ajak Siswa SD Tanam Pohon di Hutan



Reporter:    /  @ 17:45:37  /  2 Desember 2017

    Print       Email

Siswa SDN 01 Rejosari, Kecamatan Kradenan dilibatkan dalam penanaman pohon di kawasan hutan Perhutani KPH Gundih. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Upaya edukasi masalah lingkungan dilakukan Perhutani KPH Gundih Grobogan kepada puluhan siswa SDN 01 Rejosari, Kecamatan Kradenan.

Caranya, dengan melibatkan siswa itu dalam aksi penanaman pohon dikawasan hutan. Para siswa terlihat sangat ceria usai menanam pohon di kawasan hutan tersebut.

“Saya senang sekali bisa ikut nanam pohon di hutan. Semoga, pohon yang saya tanam bisa cepat tumbuh,” kata Tika, salah satu siswi.

Administatur KPH Gundih Sudaryana menyatakan, penanaman pohon dilakukan pada lahan gundul yang tanamannya selesai ditebang. Yakni, pada petak 15 di RPH Kalitengah, BKPH Kragilan yang luasnya sekitar 11,6 hektar. Jenis tanaman yang ditanam berupa jati dan mahoni.

“Ada 13 ribu bibit tanaman yang ditanam di kawasan itu. Sebanyak 500 bibit tanaman ditanam oleh siswa SDN 01 Rejosari dan para guru. Selain itu, kami juga berikan 100 bibit pohon untuk ditanam disekitar sekolah. Kebetulan, lokasi penanaman memang masuk wilayah Desa Rejosari,” jelas Sudaryana, Sabtu (2/12/2017).

Selain siswa dan guru, penanaman pohon juga melibatkan beberapa pihak lainnya. Yakni, manejemen, karyawan Perhutani, polsek, koramil, LMDH dan masyarakat sekitar hutan.  

Dijelaskan, dalam penanaman ini, pihaknya memang sengaja mengajak anak sekolah. Tujuannya, untuk menanamkan rasa cinta kepada lingkungan pada anak-anak, khususnya mencintai kawasan hutan.

Melalui penanaman ini, nantinya anak-anak itulah yang akan bisa ikut menikmati ketika pohon yang ditanam sudah tumbuh dengan baik.

Dalam aksi penanaman, para siswa juga diberikan sedikit penjelasan tentang cara menanam yang benar serta manfaat pohon bagi kehidupan. Di mana, dengan adanya pohon akan menjadikan udara tetap bersih, ketersediaan air tanah tetap terjaga dan mencegah terjadinya bencana banjir serta tanah longsor.

Editor : Ali Muntoha

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Letkol Andri Serahkan “Mahkota” Kepemimpinan Kodim 0718/Pati untuk Letkol Arief

Selengkapnya →