Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Proyek Bangunan Desa Kedumulyo Pati Diperiksa Polisi



Reporter:    /  @ 09:38:15  /  2 Desember 2017

    Print       Email

Polisi sedang memeriksa salah satu bangunan proyek Desa Kedumulyo, Sukolilo, Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Penyidik Unit Tipikor Polres Pati melakukan peninjauan langsung di sejumlah titik bangunan di Desa Kedumulyo, Kecamatan Sukolilo, Pati. Pemeriksaan tersebut terkait dengan laporan dugaan penyimpangan pembangunan proyek yang dilakukan pemerintah desa setempat.

Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik menggandeng tim ahli dari Politeknik Negeri Semarang (Polines) untuk mengetahui ada atau tidaknya penyimpangan dalam proses pembangunan di Desa Kedumulyo.

Ada delapan lokasi yang diperiksa petugas. Salah satunya, dua titik pembangunan talut, satu gedung karang taruna, tiga titik pembangunan saluran air dan pengadaan fasilitas gazebo di lokasi wisata Gua Wareh.

Kanit Tipikor Polres Pati Ipda Miftah mengatakan, pemeriksaan tersebut untuk memenuhi proses penyidikan dalam rangka mencari alat bukti. Berhubung objek yang dilaporkan adalah bangunan fisik, pihaknya menggandeng tim ahli dari Polines.

“Berhubung yang dilaporkan obyeknya adalah bangunan fisik, kami menggandeng tim ahli dari Polines. Tujuannya untuk mengetahui apakah proses pembangunan sudah sesuai pengerjaan atau tidak,” kata Ipda Miftah, Sabtu (2/12/2017).

Saat ditanya terkait hasil pemeriksaan yang telah dilakukan, Ipda Miftah tidak bisa menjelaskan lebih detail. Pasalnya, penanganan masalah tersebut masih sebatas proses penyelidikan dan belum ada penetepan tersangka.

“Saat ini, masih dalam proses penyelidikan. Jika nanti ditemukan ada unsur pelanggaran pidana, baru kita tingkatkan ke tahap penyidikan dan penetapan tersangka,” tuturnya.

Sebelumnya, dugaan penyimpangan proyek bangunan di Desa Kedumulyo dilaporkan Polres Pati. Warga melaporkan Kades Kedumulyo Arif Setyo Handono, lantaran diduga menyimpangkan anggaran proyek pembangunan desa untuk memperoleh keuntungan pribadi.

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Kosek Kos-kosan dan Penginapan, 9 Pasangan Mesum di Grobogan Terjaring

Selengkapnya →