MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Jokowi Minta Maaf Tak Bisa Datang ke Balekambang Jepara

287
Joko Widodo, Presiden RI. (FB Presiden Joko Widodo)

MuriaNewsCom, Jepara – Musabaqoh Qiraatil Kutub (MQK) ke VI di Ponpes Roudlotul Mubtadiin, Balekambang, Kecamatan Nalumsari, Jepara, dibuka oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin, Jumat (1/12/2017).

Dalam kesempatan itu menag membawa pesan permintaan maaf dari Presiden RI Joko Widodo karena urung hadir.

“Saya menyampaikan salam dari presiden, diiringi permintaan maaf dari beliau. Semalam dalam peringatan Maulid Nabi di Istana Bogor, Presiden secara khusus menyampaikan maafnya karena tak bisa hadir (dalam Pembukaan MQK di Ponpes Roudlotul Mubtadiin),” tuturnya, sebelum memulai pidato sambutan.

Menurutnya,  presiden tak bisa hadir karena butuh istirahat. Hal itu karena sejak menikahkan putrinya Kahiyang, Joko Widodo tidak mengambil cuti dan terus melaksanakan kegiatan kenegaraan.

“Setelah melakukan rutinitas tersebut beliau sebagai manusia biasa juga merasa cukup lelah dan membutuhkan istirahat,” paparnya.

Sementara itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo juga sempat menyinggung terkait ketidakhadiran Joko Widodo. 

“Saya yakin kehadiran dari Pak Menteri Agama, merupakan wakil dari Pak Presiden,” tuturnya singkat.

Rencana kedatangan Presiden Joko Widodo memang sudah lama dipersiapkan. Pada bulan November lalu, Pemkab Jepara pun telah melakukan rapat-rapat persiapan. 

Seperti yang dilakukan pada tanggal 22 November 2017, pemkab bersama jajaran Polri dan TNI melakukan rapat persiapan kedatangan presiden. Dalam rapat dibahas pengamanan akan melibatkan 1.861 personel gabungan. 

Meski demikian, ketidakhadiran presiden tak mengurungkan semangat para peserta MQK ke VI di Ponpes Roudlotul Mubtadiin.

Acara pembukaan berlangsung meriah, dengan parade kafilah dan pertunjukan tari kolosal tentang Ratu Kalinyamat. Acara tersebut diikuti oleh 1.456 santri dari 34 provinsi yang ada di Indonesia.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Ruangan komen telah ditutup.