Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Suku Asli Champa Berasal dari Jawa? Begini Penjelasannya



Reporter:    /  @ 17:30:08  /  1 Desember 2017

    Print       Email

Bedah buku ”Champa Kerajaan Kuno di Vietnam” yang mengulas tentang asal-usul suku Champa. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Negeri Champa sudah tak asing di telinga. Negeri ini sering dikaitkan dengan asal usul penyebaran Islam di Nusantara. Termasuk juga cerita perjalanan para Walisongo, sebagai penyebar Islam di tanah Jawa.

Jamak diketahui jika Kerajaan Champa ini berada di Vietnam, sehingga ada anggapan jika penduduk Champa merupakan berasal dari etnis China ataupun India. Terlebih Champa ini dulu juga masuk wilayah kekuasaan Kekaisaran Tingkok.

Namun pendapat lain muncul dari buku berjudul ”Champa Kerajaan Kuno di Vietnam” yang ditulis Erlangga Ibrahim dan Syahrizal Budi Putranto. Buku ini mengulas asal-usul warga Champa justru berasal dari Pulau Jawa.

Dalam bedah buku “Champa” di Gedung Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus (YM3SK), Jumat (1/12/2017) penulis memaparkan pendapatnya menganai asal-usul warga Champa.

Syahrizal mengungkapkan, ia telah melakukan penelitian di Vietnam untuk mencari jejak asal-usul warga asli Champa. Dari hasil penelitian itu ia menemukan jika asal-usul warga Champa berasal dari Jawa.

“Champa sebenarnya kerajaan kuno di Vietnam. Dulu kerajaan tersebut sempat menguasai, sebelum akhirnya tergerus karena perang dengan Vietnam. Dan kini, suku Champa tersebar di sejumlah wilayah, termasuk di Vietnam,” katanya.

Menurut dia, ketertarikan meneliti lebih jauh soal Champa, adalah kaitannya dengan suku yang ada di Indonesia, yaitu Melayu. Setelah ditelusuri, dia yakin kalau Champa berasal dari Jawa, yang melakukan perjalanan ke sana hingga kemudahan membentuk sebuah kerajaan.

Bukti yang diangkat, adalah dari warna kulitnya yang sama dengan Jawa, yaitu sawo matang. Sedang penduduk Vietnam non-Champa, memiliki kulit yang lebih putih karena keturunan China.

Bukti lain yang kuat, kata dia, adalah dari cara berbicara. Bahasa yang dipakai sangat mirip dengan bahasa Melayu. Termasuk dengan kebiasaannya.

 “Sayangnya kami tak menemukan bukti peninggalan lainya seperti bangunan kuno yang asli. Karena, saat peperangan, semua peninggalan dihancurleburkan sehingga tak ada yang tersisa,” ujarnya.

Dalam penelitiannya, juga menemukan hubungan Champa dengan Islam di Indonesia. Karena, Sunan Ampel yang merupakan satu dari Wali Songo, merupakan keturunan Champa. Yang mana bapaknya Ibrahim Al Ghazi Samarkand dan Dewi Candrawulan (Champa).

Editor : Ali Muntoha

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Letkol Andri Serahkan “Mahkota” Kepemimpinan Kodim 0718/Pati untuk Letkol Arief

Selengkapnya →