Loading...
You are here:  Home  >  Info Metro  >  Info Lainnya  >  Artikel ini

Rel Kaligawe Digenangi Banjir, 3 KA Tertahan di Stasiun Tawang



   /  @ 14:31:20  /  1 Desember 2017

    Print       Email

Banjir menggenangi jalan di sekitar rel Kaligawe Semarang. (dokumen)

MuriaNewsCom, Semarang – Banjir yang melanda wilayah Semarang, membuat perjalananan kereta api (KA) terganggu. Sebanyak tiga kereta api harus tertahan di Statsiun Tawang, karena tak bisa melewati jalur rel di Kaligawe yang tergenang banjir.

Tiga KA yang sempat tertahan itu yakni  KA 74 (Harina) Relasi Bandung, Semarang Tawang, Surabaya Pasar Turi dengan jumlah penumpang 428, Kemudian KA 162A (Ambarawa Ekspres) relasi Semarang Tawang ke Surabaya Pasar Turi dengan 636 penumpang, dan KA 246 (Kedung Sepur) relasi Semarang Tawang ke Ngerombo Grobogan dengan 206 penumpang.

Ketiga rangkaian KA tersebut sempat tertahan antara satu hingga tiga jam, sebelum akhirnya ditarik menggunakan lokomotif kereta rel diesel (KRD) ke Stasiun Alastuwa. Jenis kereta ini lebih aman dibanding kereta elektrik.

Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Edy Koeswoyo mengatakan genangan air mencapai ketinggian 13 cm. Sementara lokomotif elektrik hanya mampu melewati banjir dengan ketinggian 12 cm, sehingga terlalu berisiko jika diteruskan.

”Penumpang KA Harina dinaikan dgn rangkaian KRD sampai di stasiun Alastua. Selanjutnya di Stasiun Alastua sudah ada rangkaian KA yang siap mengantarkan penumpang Harina sampai di tujuan,” kata  Edy.

Ia menjelaskan, pada pukul 09.20 WIB jalur hulu dan hilir Km 2+8/9 ketinggian air mencapai 13 cm. Di Km 3+9/4+2 jalur hulu dan hilir ketinggian air 2,5 cm. Kemudian di Km 2+5/6 jalur hulu ketinggian air 12 cm.

Saat ini menurut dia, titik yang digenangi banjir sudah bisa dilewati kereta, karena ketinggian air sudah mulai menyusut.

”Kondisi sudah kembali normal pada pukul 11.15 WIB.  Lokasi banjir sudah normal dan bisa dilewati KA dengan kecepatan 5 km/jam,” ujarnya.

Pihaknya atas nama PT KAI DAOP IV/Semarang menyatakan minta maaf atas peristiwa tersebut, karena membuat perjalanan penumpang menjadi terganggu.

Editor : Ali Muntoha

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Letkol Andri Serahkan “Mahkota” Kepemimpinan Kodim 0718/Pati untuk Letkol Arief

Selengkapnya →