Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Realisasi Fisik Masih Rendah, Bupati Grobogan Minta Kepala SKPD Lakukan Akselerasi



Reporter:    /  @ 19:15:21  /  14 November 2017

    Print       Email

Para kepala SKPD di Grobogan mengikuti Rakor POP triwulan III 2017, di gedung Riptaloka setda Grobogan, Selasa (14/11/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Bupati Grobogan Sri Sumarni meminta para kepala SKPD agar melakukan akselerasi atau percepatan pelaksanaan kegiatan fisik tahun 2017. Hal itu ditegaskan karena realisasi fisik hingga akhir Oktober dinilai masih rendah, yakni sekitar 65,3 persen. Sementara target yang ditentukan sebesar 75 persen.

”Kondisi ini harus disikapi dengan serius. Soalnya, waktu yang tersisa hanya berkisar satu bulan saja. Lakukan akselerasi agar realisasi fisik ini bisa sesuai target,” tegas Sri Sumarni saat membuka Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Pembangunan (Rakor POP) triwulan III 2017, di gedung Riptaloka setda Grobogan, Selasa (14/11/2017).

Besarnya anggaran dalam APBD 2017 untuk proyek fisik nilainya berkisar Rp 1,1 triliun. Dana sebesar ini, digunakan untuk membiayai 3.204 kegiatan yang tersebar di 49 SKPD.

Ia meminta kepada semua kepala SKPD agar segera melaksanakan program yang sudah direncanakan sehingga serapan anggaran bisa sesuai target. Kemudian, semua kendala yang menjadi penyebab lambatnya penyerapan anggaran agar selalu diidentifikasi dan dicarikan solusinya.

”Kebiasaan menunda pekerjaan hingga menumpuk pada akhir tahun jangan sampai terjadi lagi. Program kerja yang sudah direncanakan agar segera dilaksanakan tepat waktu,” cetusnya.

Menurut Sri, semua pekerjaan yang bersentuhan dengan masyarakat luas harus mendapat prioritas. Misalnya, sarana jalan dan jembatan karena hasilnya sudah sangat dinantikan masyarakat luas.

”Sebelum akhir tahun, semua proyek harus sudah rampung. Kalau ada rekanan yang bandel jangan ragu untuk mengingatkan atau mengambil tindakan sesuai ketentuan,” tegasnya.

Sementara itu, Sekda Grobogan Moh Sumarsono menambahkan, untuk menyikapi menumpuknya pekerjaan fisik menjelang akhir tahun akan dilakukan upaya. Salah satunya adalah mempercepat proses lelang proyek.

”Untuk lelang proyek fisik tahun 2018 akan kita upayakan bisa dilakukan pada awal tahun. Bahkan, beberapa diantaranya akan kita lelangkan akhir tahun 2017 ini dan sesuai aturan memang diperbolehkan. Dengan lelang awal maka penumpukan pekerjaan menjelang akhir tahun bisa dikurangi,” katanya. 

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Bupati Brebes Berguru Prosedur Pinjaman dari Pihak Ketiga ke Grobogan

Selengkapnya →