Loading...
You are here:  Home  >  Info Jateng  >  Banyumasan  >  Artikel ini

Cilacap Dilanda Banjir dan Longsor



   /  @ 17:35:27  /  14 November 2017

    Print       Email

Anggota TNI dan warga membersihkan material longsor di Cilacap. (Facebook)

MuriaNewsCom, Cilacap – Sejumlah wilayah di Kabupaten Cilacap masih terendam banjir, Selasa (14/11/2017). Di antaranya seperti di Dusun Cibungur, Desa Mandala, Kecamatan Cimanggu;  Desa Sidareja dan Gunungreja, Kecamatan Sidareja; Desa Wringinharjo, Kecamatan Gandrungamangu; Desa Panikel, Kecamatan Kampung Laut.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Cilacap Martono mengatakan, sejumlah titik yang banjir juga mengakibatkan banyak rumah warga terendam. Dengan kisaran ketinggian 30 cm-50 cm. BPBD telah membuka posko pengungsian seperti di aula Koramil, pendapa Kecamatan Sidareja dan Balai Desa Sidareja. “Sejumlah Kepala Keluarga (KK) yang rumahnya terendam banjir ada yang mengungsi. Jumlah pengungsi masih pendataan,” kata Martono.

Sedangkan belum surutnya air banjir di beberapa wilayah karena air laut pasang. Sehingga air sungai stagnasi atau tak segera terbuang. Sesuai keterangan BMKG setempat, kondisi air laut memang sedang pasang.

Curah hujan tinggi juga mengakibatkan tanah bergerak di Desa Karanggintung, Kecamatan Gandrungmangu. Itu mengakibatkan jalan Karanggintung-Ringkung retak-retak. Akibatnya, kendaraan mengalami kesulitan setiap kali melintasi jalan tersebut.

Sedangkan bencana tanah longsor terjadi di Dusun Cibungur RT 01 RW 05, Desa Mandala, Kecamatan Cimanggu. Tanah longsor dari tebing itu menimpa rumah Mizar dan Wartopo.  Adapun panjang longsoran sekitar 30 meter, lebar 20 meter, dan ketebalan berkisar 1-5 meter.

Catatan BPBD, tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut dan kerugian masih ditaksir. Saat ini, aksi kerja bakti menyingkirkan material longsoran. Warga dan BPBD juga memotong pohon-pohon besar termasuk pohon kelapa yang tumbuh di atas tebing untuk mengurangi beban tanah agar tidak longsor lagi.

Babinsa Koramil 14/Cimanggu Pelda Muslih, mengatakan peristiwa longsor menimpa empat rumah.  Rumah tersebut tertimpa longsoran dari tebing setinggi 30 meter dan lebar 20 meter sehingga kondisinya rumah ada yang rusak berat dan ringan.

Selain menimpa rumah, tanah longsor tersebut juga menimbun pekarangan dan menyumbat saluran irigasi. “Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut,” katanya.

Menurut dia, TNI Koramil 14/Cimanggu, Polsek dan BPBD bersama masyarakat setempat bekerja bakti menyingkirkan material longsoran.

Sebelumnya, Danramil 14/Cimanggu Lettu CPM Agus Dantoso mengimbau masyarakat di daerah rawan longsor untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya bencana.

Berdasarkan laporan yang diterima Pendim 0703/Cilacap dalam satu pekan terakhir telah ada tiga bencana tanah longsor yang terjadi di wilayah Cimanggu, Kabupaten Cilacap.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Bupati Brebes Berguru Prosedur Pinjaman dari Pihak Ketiga ke Grobogan

Selengkapnya →