Publisher is the useful and powerful WordPress Newspaper , Magazine and Blog theme with great attention to details, incredible features...
Banner Kuping
Banner Kuping Kanan

100 Warga dari Desa Penghasil Tembakau di Grobogan Dilatih Jadi Montir

14
Kepala Dispermasdes Grobogan Sanyoto memaparkan seputar masalah DBHCHT saat membuka pelatihan di aula kantornya, Selasa (14/11/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, GroboganDinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Grobogan menggelar pelatihan ketrampilan perbengkelan sepeda motor bagi 100 warga yang berasal dari desa penghasil tembakau. Pelatihan dijadwalkan berlangsung selama dua hari, berupa teori dan praktik.

”Pelatihan ini dibiayai dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) yang dialokasikan ke Dispermasdes. Dalam pelatihan ini, kita bekerjasama dengan SMK Pembangunan Nasional Purwodadi,” kata Kepala Dispermasdes Grobogan Sanyoto, saat membuka pelatihan di aula kantornya, Selasa (14/11/2017).

Menurut Sanyoto, peserta pelatihan berasal dari 20 kelompok di 19 desa penghasil tembakau yang tersebar di 11 kecamatan. Pelatihan itu diberikan dengan maksud supaya warga yang berasal dari desa penghasil tembakau itu memiliki ketrampilan baru. Dengan punya ketrampilan maka mereka nantinya diharapkan bisa beralih profesi lainnya untuk menambah penghasilan keluarga.

Ditambahkan, selain pelatihan ketrampilan, para peserta sebelumnya juga diberikan pemahaman tentang beberapa hal. Antara lain mengenai masalah kewirausahaan, pelayanan prima, dan seputar kebijakan yang terkait dengan DBHCHT.

Sementara itu, Kabag Perekonomian Pemkab Grobogan Pradana Setiawan menyatakan, total dana DBHCHT tahun ini sekitar Rp 8,8 miliar. Kemudian, ada silpa DBHCHT tahun 2016 sebesar Rp 10 miliar yang belum terserap dan dialokasikan untuk mendanai kegiatan tahun ini.

”Tahun ini, DBHCHT disalurkan untuk membiayai kegiatan di 8 SKPD. Paling besar disalurkan untuk pembangunan gedung Balai Latihan Kerja senilai Rp 7 miliar,” jelasnya.

Editor: Supriyadi

Ruangan komen telah ditutup.