Loading...
You are here:  Home  >  Info Jateng  >  Artikel ini

Pencari Ikan Lari Lihat Tubuh Perempuan Muda di Sungai Bengawan Solo



   /  @ 12:35:43  /  30 Oktober 2017

    Print       Email

Polisi melakukan pemeriksaan terhadp tubuh korban tenggelam di Sragen, Senin. (Humas Polres Sragen)

MuriaNewsCom, Sragen – Tukiman, warga Dukuh Nambangan, Desa Srawung, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen, terkejut bukan main ketika tengah mencari ikan melihat sesosok mayat di sungai Bengawan Solo.  Tepatnya di Dukuh Srawung. Kejadian inipun langsung dilaporkan warga kepada Polsek Gesi Polres Sragen, Senin (30/10/2017).

Kapolsek Gesi AKP Abdul Halik mengatakan Tukiman lari memberitahukan warga lain usai menemukan mayat. Wargapun mulai berdatangan. Mereka melihat kondisi mayat yang ternyata adalahIstifatun Kasanah (22) warga Dukuh Nambangan, Desa Srawung. Korban telah di kabarkan menghilang sejak Sabtu (28/10/2017) lalu, dan orang tua telah berupaya mencari, tapi tak juga ditemukan.

“Korban Istifatun Kasanah pergi meninggalkan rumahnya tanpa pamit pukul 14.00 WIB Sabtu. Sore pukul 17.00 WIB, sepulang dari sawah Suyatmin, orang tuanya, sempat bertanya keberadaan korban kepada istrinya Ruwet, namun iapun juga tak tahu dan tak dipamiti,” kata Halik.

BacaBangkai Kapal Dharma Kencana yang Terbakar Masih Terombang-ambing di Laut

Setelah berusaha mencari di sekitar rumah, Suyatmin tak juga dapat menemukan korban. Maka iapun  berusaha bertanya ke rumah saudaranya yang ada di Dukuh Srawung dan di Dukuh Newung Kecamatan Sukodono. Tapi hingga pukul 02.00 WIB dicari, mereka juga tak mengetahui keberadaan korban.

Suyatmin akhirnya pulang ke rumahnya dan beristirahat. Pukul 04.30 WIB, Suyatmin terbangun dan melaksanakan Salat Subuh. Setelah selesai melaksanakan ibadah, Suyatmin kembali mencari korban di rumah kosong dan lahan tebu namun juga tidak ada.

Hingga sampai tengah hari, ia pun mendapat kabar dari warga bahwa Tukiman, menemukan jenazah anak Suyatmin telah terbujur kaku di aliran sungai Bengawan Solo. Di lokasi kejadian, Suyatmin membenarkan bahwa mayat tersebut memang anaknya yang telah ia cari sejak sehari yang lalu.

Jenazah Istifatun Kasanah, kemudian dibawa Suyatmin menggunakan ambulan. Tim medis Puskesmas Kecamatan Gesi, yang datang bersama tim evakuasi Polsek Gesi dan tim Inafis Polres Sragen.

BacaBuruh Jepara Tuntut UMK 2018 Rp 2,4 Juta

Sementara hasil visum yang dilakukan oleh tim, tidak didapat tanda kekerasan pada tubuh korban Istifatun Kasanah. “Tim medis dan polisimenyimpulkan bahwa korban Istifatun Kasanah diduga meninggal akibat tenggelam. Itu berdasarkan tanda-tanda yang terdapat pada tubuh korban,” ujarnya.

Saat ini jenazah Istifatun Kasanah telah diserahkan ke pihak keluarganya untuk dimakamkan.

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Presiden Jokowi Bakal Hadiri MQK ke-VI di Ponpes Balekambang Jepara

Selengkapnya →