Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Pembangunan Museum Lapangan di Banjarejo Grobogan Dimulai



Reporter:    /  @ 11:45:19  /  30 Oktober 2017

    Print       Email

Proses pembangunan museum lapangan di Dusun Kuwojo, Desa Banjarejo, Kecamatan Gabus mulai dilakukan. (MUriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Setelah selesai dibuat penelitian ilmiah, tahapan pendirian museum lapangan di Desa Banjarejo, Kecamatan Gabus akhirnya mulai dikerjakan. Musem lapangan ini ditempatkan di penemuan fosil beberapa spesies hewan purba di areal sawah Dusun Kuwojo.

“Pembangunan museum sudah dilakukan sejak beberapa hari lalu. Rencana, selesai dalam satu bulan kedepan,” kata Kades Banjarejo Ahmad Taufik, Senin (30/10/2017).

Pembangunan museum lapangan konstruksinya masih sederhana. Hanya berupa fondasi, tiang penyangga dan atap. Ukuran museum lapangan 18 x 14 meter.

Pembangunan museum lapangan alokasi dananya Rp 200 juta yang bersumber dari APBD Grobogan. Selain itu, Pemkab Grobogan juga sudah mengalokasikan anggaran untuk ganti rugi lahan yang digunakan untuk museum lapangan.

“Jadi, diatas lokasi penggalian akan dibuatkan semacam rumah-rumahan. Bahannya dari baja ringan dengan atap dari seng. Tinggi bangunan sekitar 4 meter,” jelasnya.

Sebelum dibangun, di lokasi penemuan itu sebelumnya sudah dilakukan proses penelitian, dokumentasi hingga pengangkatan fosil dilakukan tim ahli purbakala dari beberapa instansi.

Setelah itu, pihak Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran juga sudah membuatkan replika fosil. Replika fosil nanti akan ditempatkan persis sesuai kondisi awal.

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Petaka Mempermasalahkan Beda Kasta Tampak di Pementasan Teater Keset Kudus

Selengkapnya →