Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Penetapan UMK Jepara Diharapkan juga Memperhatikan Aspirasi Pengusaha Mebel 



Reporter:    /  @ 14:08:55  /  28 Oktober 2017

    Print       Email

Pekerja mebel sedang menyelesaikan pekerjaanya di Kabupaten Jepara. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Jepara – Himpunan Industri Mebel Kerajinan Indonesia (HIMKI) Jepara berharap dalam penetapan Upah Minumum Kabupaten (UMK) juga memerhatikan aspirasi dari pengusaha. Karena dalam penentuan KHL (Kebutuhan Hidup Layak) porsi keterlibatan pengusaha sangat kecil.

“Dari kalangan pengusaha hanya diwakili satu asosiasi yakni Apindo. Kondisi Jepara tiga tahun lalu dengan sekarang sudah jauh berbeda,” kata Ketua HIMKI Masykur, di Jepara, Sabtu (28/10/2017).

Ia tidak anti terhadap survei KHL, namun dirinya berharap ada kajian terkait komponen penyusun survei tersebut. Hal itu, menurutnya, agar tak lantas semua komponen non-KHL masuk di dalamnya. 

“Dewan pengupahan harus menata itu (komponen survei KHL) dulu, apa saja yang bisa masuk. Jangan sampai ada komponen semisal jalan-jalan atau arisan ikut masuk,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, organisasi buruh yang ada di Jepara menghendaki UMK buruh tahun 2018 adalah Rp 2.425.432. Menurut perhitungan mereka, hal itu didasarkan atas survei KHL secara riil. 

Sementara itu, Bupati Jepara Ahmad Marzuqi mengaku menerima usulan buruh. Namun demikian, ia tidak lantas meloloskan permintaan buruh. 

“Kita tidak bisa mengusung aspirasi dari satu pihak saja (buruh) lalu bagaimana dengna pengusaha. Faktanya, mereka (buruh)  ada yang menerima upah dibawah Rp 1,6 juta (angka UMK 2017). Terutama mereka pekerja ukir,” ujarnya. 

Hal serupa diungkapkan oleh Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jepara Dwi Riyanto. Pekerja di sektor mebel masih ada yang mendapatkan upah di bawah UMK 2017. 

Adapun, sesuai dengan perhitungan Dewan Pengupahan Jepara, berdasarkan PP 78/2015 UMK Jepara 2018 yang akan diusulkan kepada Gubernur adalah Rp 1.739.360. Jumlah itu naik sebesar Rp 139.360 dari UMK 2017 yakni Rp 1.600.000

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

3 Bakal Calon Bupati Kudus Siap Maju Lewat Jalur Independen

Selengkapnya →