MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Didemo Warga, Pemdes Getassrabi Alihkan Perbaikan Jalan ke Kawasan Pemukiman

114
Alat berat berada di kawasan pembangunan jalan desa Getassrabi Gebog. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Pemerintah Desa (Pemdes) Getasrabi, Kecamatan Gebog akhirnya mengabulkan permintaan warga untuk mengalihkan pengecoran jalan desa di Dukuh Karaan yang jarang dilalui warga ke kawasan jalan pemukiman.

Hal itu dilakukan setelah puluhan warga mendatangi balai desa untuk menyampaikan aspirasi. Mereka menilai kalau jalan yang hendak diperbaiki jarang dilalui bahkan masuk dalam kategori jalan mati.

Kepala Desa (Kades) Getasrabi, Badrus mengatakan, keputusan pengalihan tersebut dilakukan setelah adanya peninjauan ulang yang diikuti warga, tokoh masyarakat, perangkat desa, dan Camat Gebog.

”Hasilnya, kami menyetujui keinginan warga yang ingin mengalihkan perbaikan jalan di kawasan pemukiman. Rancananya akan segera dikerjakan,” katanya kepada MuriaNewsCom melalui sambungan telephone, Jumat (27/10/2017) sore.

Saat ini, lanjutnya, pihak desa beserta kecamatan sudah mensurvei lokasi jalan yang akan dibangun. Hasilnya, baik desa ataupun kecamatan tak mempermasalahkan peralihan tersebut. Termasuk panjang dan lebar jalan yang bakal diperbaiki.

”Rencananya akan tetap sama seperti semula, yakni di cor. Untuk panjang jalannya mencapai 339 meter dengan lebar tiga meter. Sedang untuk ketebalan setebal 15 centimeter,”. 

Sementara untuk anggaran yang dikeluarkan bakal disamakan dengan anggaran sebelumnya, yakni sebesar Rp 190 juta. Dana tersebut terbilang cukup besar lantaran dianggaran sebelumnya harus membangun talut terlebih dahulu.

”Untuk itulah anggaran cukup besar. Namun, di perbaikan jalan yang akan diperbaiki nanti tak membutuhkan talut karena kondisi jalan masih cukup bagus,” imbuhnya.

Editor: Supriyadi

United Futsal Pc

Ruangan komen telah ditutup.