Loading...
You are here:  Home  >  Info Jateng  >  Artikel ini

Pemuda Penuh Tato Tewas Tenggelam



   /  @ 13:14:27  /  26 Oktober 2017

    Print       Email

Pemuda penuh tato tewas tenggelam di Magelang, Kamis dini hari. (Humas Polres Magelang)

MuriaNewsCom, Magelang – Polsek Grabag Magelang, Kamis,(26/10/2017) sekitar pukul 00.30 WIB, mengevakuasi pemuda yang meninggal tenggelam di Kedung Jumprit, Kali Daru , Dusun Caban Jurang, Desa Kartoharjo, Grabag, Magelang.

Kapolsek Grabag  AKP M Fadhil, mengatakan bahwa Polsek Grabag telah mengevakuasi pemuda penuh tato yang diketahui bernama Nur Wahid, (30) warga Klegen, Candisari, Secang, Magelang.

Dari keterangan saksi Muhaimin (35) warga Dusun Pondoh, Desa Rejosari, Pringsurat Temanggung, Rabu(25/10/2017) pukul 11.00 WIB, dia berdua mengangkat pupuk kandang dengan menggunakan sepeda motor.”Saya diajak oleh korban untuk mencari ikan di kedung tersebut dengan cara menggunakan tangan sambil menyelam,” terangnya.

Sesampai di lokasi, korban menitipkan kendaraan di Pos Pantau PDAM dan kunci kontak sepeda motor dititipkannya. Kemudian korban langsung terjun ke kedung. Sedangkan dia menunggu di atas. “Saya juga sempat melihat korban naik di atas air sambil mengambil nafas sebanyak dua kali, sedangkan saya ke sawah sekitar lokasi, guna mencari belut,” imbuhnya.

Sekitar pukul 14.00 WIB, dia kembali menuju ke kedung tapi tidak melihat korban di sana. Dia langsung menuju ke tempat titipan sepeda untuk menitipkan kunci sepeda apabila nanti korban mengambil sepedanya. Tapi dia tunggu hingga pukul 20.00 WIB, korban tidak kunjung datang.

Kepala Desa Pringsurat  Budi menyampaikan berita tersebut kepada pihak keluarga dan Kepolisian Polsek Grabag. Dari saran kepala desa, untuk mencari orang yang pintar menyelam. Akhirnya salahj satu warga Maryadi (40) bersedia menyelam mencari korban.

Hingga sekitar pukul 00.30 WIB Kamis dini hari, korban bisa ditemukan. Dengan kondisi sudah meninggal dunia dalam kondisi posisi tengkurap terhimpit pada cekungan batu padas.

Dr Nuice dari Puskesmas Grabag menerangkan dari hasil pemeriksaan di badan  korban tidak terdapat luka maupun  lebam. Dengan lukanya berupa muka membiru, dan sudah kaku. “Penyebab kematian korban diperkirakan terhambatnya atau kurangnya suplai oksigen ke otak ditandai dengan ciri – ciri bagian kepala dan muka membiru,” katanya.

Polsek Grabag  yang diwakili oleh Kanit Reskrim Ipda Prapta Susila, pukul.02.30 WIB, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga. Jenazah diterima oleh istri korban Ika Budi Itami ( 29) dan pihak keluarga bisa  menerima kejadian tersebut dengan menandatangani surat pernyataan.

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Petaka Mempermasalahkan Beda Kasta Tampak di Pementasan Teater Keset Kudus

Selengkapnya →