Loading...
You are here:  Home  >  Info Metro  >  Info Lainnya  >  Artikel ini

Bluebird dan SPJT Kerja Sama Kampanyekan Batik dan Lurik



   /  @ 13:07:22  /  25 Oktober 2017

    Print       Email

Direktur PT SPJT JD Kuncoro dan Manager Bluebird Group wilayah Semarang Yogyakarta, Nur Wijaya, menunjukkan naskah kerja sama kampanye batik dan lurik. (Istimewa)

MuriaNewsCom, Semarang – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprov Jateng, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT) menggandeng Bluebird Group untuk mengampanyekan potensi wisata serta batik dan lurik khas Jawa Tengah.

Kerja sama ini dituangkan dalam bentuk penandantanganan MoU antara Direktur PT SPJT, JD Kuncoro dan Branch Manager Bluebird Group wilayah Semarang-Yogyakarta, di kantor PT SPJT, Selasa (24/10/2017) kemarin.

Dalam kerja sama ini dua perusahaan akan menguatkan dan menyinkronkan program mereka. Bluebird saat ini sedang giat membangun rute wisata melalui aplikasi MyBluebird dengan kampanyenya #MyTripMyBluebird. Sementara SPJT dengan profile Berbatiklurik, yang resmi dibuka delapan bulan lalu sebagai unit bisnis yang mengusung konsep pusat Batik Jawa Tengah.

JD Kuncoro menyebut, kerja sama ini bertujuan memajukan pariwisata dan perekonomian Jawa Tengah. Ia menyebut, Bluebird sebagai market leader jasa transportasi memperoleh keuntungan dengan tambahan rute wisata yang dapat direkomendasikan kepada penumpang.

”Sementara Berbatiklurik memperoleh keuntungan dengan lebih dikenal secara luas sebagai galeri yang menyediakan batik khas daerah se-Jawa Tengah,” ujarnya dalam rilis yang diterima MuriaNewsCom.

Menurut dia, PT SPJT membantu perajin batik dan lurik Jawa Tengah  melalui unit bisnisnya yang berbasis online yakni Berbatiklurik.com merasa senang dan bangga dengan kerja sama ini.

“Kerja sama ini merupakan salah satu langkah yang baik untuk menjajaki kemajuan pemasaran digital yang saat ini sudah sangat berkembang,” katanya.

Harapan dua perusahaan dari kerja sama ini adalah, bersama-sama menumbuhkan pariwisata dan perekonomian Jawa Tengah, karena hal tersebut dipandang tidak hanya sebagai tanggung jawab pemerintah, namun merupakan tanggung jawab bersama.

“Tidak dipungkiri pemasaran offline juga sangat diperlukan demi mengembangkan penjualan kain batik dan lurik khas Jateng, tentunya yang ada di berbatiklurik, karenanya kerja sama dengan Bluebird merupakan peluang yang besar,” paparnya.

Branch Manager Bluebird Group wilayah Semarang Yogyakarta, Nur Wijaya, juga menanggapi positif kerja sama ini.

Ia mengatakan, Bluebird Group memulai langkah dalam memajukan pariwisata Jawa Tengah dengan menggandeng beberapa merchant, yang dapat melengkapi rute perjalanan wisata Jawa Tengah, khususnya Kota Semarang.

“Sekarang ada Berbatiklurik jadi tambah lengkap rekomendasinya, buat penumpang yang cari oleh-oleh batik,” terangnya.

Editor : Ali Muntoha

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Bupati Brebes Berguru Prosedur Pinjaman dari Pihak Ketiga ke Grobogan

Selengkapnya →