Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Meriah, Ribuan Orang Ngaji Bareng Cak Nun di Desa Wisata Banjarejo Grobogan



Reporter:    /  @ 10:44:36  /  25 Oktober 2017

    Print       Email

Cak Nun sedang menyampaikan tausiyah dihadapan ribuan jamaah di lapangan sepak bola Desa Banjarejo, Kecamatan Gabus, Grobogan, Selasa (24/10/2017) malam. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Acara ngaji bareng Emha Ainun Najib atau yang lebih akrab dipanggil Cak Nun di Desa Banjarejo, Kecamatan Gabus, Grobogan berlangsung meriah, Selasa (24/10/2017) malam. Animo masyarakat yang menghadiri acara ngaji bareng dalam rangka peringatan setahun Desa Wisata Banjarejo diluar perkiraan.

Jumlah orang atau jamaah yang hadir dalam acara ngaji bareng diperkirakan lebih 7 ribu orang. Selain warga dari Grobogan, jamaah yang hadir ternyata juga datang dari berbagai kota di Jateng, DIY dan Jatim.

Bahkan, ada beberapa orang dari Samarinda, Kaltim yang menyempatkan datang ke Banjarejo hanya sekedar untuk menghadiri acara tersebut. Acara ngaji bareng juga dihadiri Sekda Grobogan Moh Sumarsono dan Kepala Disporabudpar Grobogan dan beberapa staf dari Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran.

”Pengunjungnya luar biasa dan ini diluar prediksi kami. Malam ini, Desa Banjarejo kedatangan banyak tamu dari berbagai daerah. Saya merasa bangga. Tak lupa, saya sampaikan ucapan terima kasih atas partisipasi dan dukungan dari berbagai pihak untuk menyukseskan acara ini,” kata Kades Banjarejo Ahmad Taufik.

Cak Nun sedang menyampaikan tausiyah dihadapan ribuan jamaah di lapangan sepak bola Desa Banjarejo, Kecamatan Gabus, Grobogan, Selasa (24/10/2017) malam. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Acara ngaji bareng ditempatkan di lapangan sepak bola di sebelah timur Rumah Fosil Banjarejo. Meski kondisi lapangan agak becek akibat guyuran hujan deras sehari sebelumnya, namun ribuan jamaah tetap betah duduk lesehan beralaskan tikar plasik atau kardus bekas.

Cak Nun dan rombongan Kiai Kanjeng naik ke atas panggung sekitar pukul 20.30 WIB. Sesuai ciri khasnya selama ini, Cak Nun selalu menyampaikan tausiyah diselingi humor segar dan nyanyian dengan iringan Kiai Kanjeng.

Saat menyampaikan tausiyah, Cak Nun sempat melontarkan berbagai persoalan yang sedang terjadi di Indonesia saat ini dan meminta agar semua itu disikapi dengan bijaksana. Cak Nun juga meminta agar warga Banjarejo terlebih para pemuda untuk tidak mudah goyah dan selalu berfikir matang sebelum bersikap. 

”Mari kita rapatkan rasa persatuan dan persaudaraan dan jangan mudah dipecah belah. Jangan membedakan orang berdasarkan ras, suku dan agama karena semua ini ciptaan Allah SWT. Jadilah orang yang bisa mengayomi seluruh golongan dengan mengutamakan toleransi dalam perbedaan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Cak Nun juga sempat menggelar dialog interaktif dengan beberapa jamaah. Ribuan jamaah baru beranjak meninggalkan lokasi setelah acara ngaji bareng ditutup doa dari ulama Banjarejo KH Moh Syafi’i pada pukul 01.30 WIB. (NAK)

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Petaka Mempermasalahkan Beda Kasta Tampak di Pementasan Teater Keset Kudus

Selengkapnya →