Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Pasangan Mesum di Masjid Brantaksekarjati Jepara Terancam Hukuman 2 Tahun 8 Bulan Penjara



Reporter:    /  @ 12:29:28  /  24 Oktober 2017

    Print       Email

Pasangan yang kepergok mesum di masjid Desa Brantaksekarjati, Kecamatan Welahan, Jepara, saat dimintai keterangan di Mapolsek Welahan. (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Pasangan mesum di masjid Desa Brantaksekarjati, Kecamatan Welahan-Jepara, terancam hukuman pidana selama dua tahun delapan bulan. Mereka disangkakan melanggar Pasal 281 KUHP tentang kejahatan merusak kesopanan di tempat umum.

Kapolsek Welahan AKP Rismanto mengatakan, keduanya menurut saksi pelapor terbukti melakukan perzinahan di masjid. Di samping itu, sesuai hasil visum, memang terjadi penetrasi alat kelamin.

“Kami kenakan pasal tersebut karena merusak kesopanan di tempat umum. Ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan,” ucapnya, Selasa (24/10/2017). 

Baca: Pasangan Sejoli di Jepara Ini Nekat Mesum di Masjid, Diguyur Air Langsung Diarak ke Balai Desa

Namun demikian, polisi tidak melakukan penahanan terhadap keduanya karena hukuman yang kurang dari lima tahun. Baik S dan SL dikenai wajib lapor selama dua kali seminggu ke Mapolsek Welahan.

Rismanto menyebut telah berbicara terkait hal itu dengan tokoh masyarakat, pengurus masjid dan pemerintah desa setempat. Selain itu, kepolisian juga berterimakasih atas tindakan warga yang tidak menghakimi tersangka pelaku mesum.

Lebih lanjut, ia menyebut keduanya melakukan hal itu secara sadar dan tidak ada paksaan. Dari perbuatan yang dilakukan berulang kali, satu diantaranya bertempat di sebuah rumah di Jepara sisanya di masjid tersebut.

“Artinya masyarakat masih percaya dengan polisi dan menyerahkan kasus itu untuk ditangani secara hukum,” jelasnya. 

Baca: Pasangan yang Digerebek Ternyata Sudah 5 Kali Mesum di Masjid

Diberitakan sebelumnya, S (47) dan SL (33)  tertangkap sedang mesum di sebuah masjid yang ada di Desa Brantaksekarjati RT/RW : 3/1, Kecamatan Welahan-Jepara, Selasa (24/10/2017) pagi sekitar pukul 07.00. 

Keduanya terpergok oleh seorang jemaah yang hendak mengambil wudhu salat Dhuha, kemudian dilaporkan kepada warga setempat. Karena perbuatannya, mereka akhirnya digiring ke Balai Desa dan diserahkan kepada pihak kepolisian untuk diberikan sanksi hukum. 

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Petaka Mempermasalahkan Beda Kasta Tampak di Pementasan Teater Keset Kudus

Selengkapnya →