Loading...
You are here:  Home  >  Info Metro  >  Artikel ini

Ganjar Klaim 4 Tahun Bangun 1.000 KM Jalan di Jateng



   /  @ 11:12:44  /  24 Oktober 2017

    Print       Email

Pekerja tengah melakukan pembetonan jalan. Selama 4 tahun terakhir Pemprov Jateng telah membangun lebih dari 1.000 km jalan provinsi. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Semarang – Selama memimpin Jawa Tengah atau empat tahun terakhir, Gubernur Ganjar Pranowo mengklaim telah membangun lebih dari 1.000 km jalan provinsi. Hingga saat ini kondisi jalan milik provinsi yang dalam kondisi baik mencapai 88,92 persen.

Data pada Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta karya Provinsi Jateng, dalam pencanangan Tahun Infrastruktur yang dilakukan sejak 2014, peningkatan jalan provinsi telah mencapai 1.569,294 km.

Rinciannya, pembetonan jalan sepanjang 364,735 km dan overlay serta pelebaran jalan sepanjang 640,209 km.

Kondisi ini jauh meningkat dibanding pada 2013, di mana jalan provinsi yang telah dilakukan pembetonan baru 202,941 km. Sedangkan overlay dan pelebaran hanya mencakup 361,409 km.

”Jika ditotal, peningkatan jalan provinsi pada era Ganjar Pranowo saja mencapai 1.007,944 km,” kata Kepala Dinas Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jateng Bambang NK.

Ia menyebut, total panjang jalan provinsi saat ini 2.404,741 km, dan yang dalam kondisi baik mencapai 88,92 persen. “Ini sesuai target RPJMD, meningkat dari 86,5 persen pada 2013,” ujarnya.

Jalan-jalan di Jateng tak hanya mulus tapi juga lebar. Panjang jalan dengan lebar lebih dari enam meter kini mencakup 77,46 % dari sebelumnya hanya 50,44 % pada 2013.

Sedangkan jalan kabupaten/kota, 62,76 persen dalam kondisi baik. Meningkat drastis dari 2013 yang hanya 50,48 persen. Sementara jalan nasional kondisi baik telah mencapai 92,03 persen.

Selain itu, akses jalan penunjang pariwisata juga meningkat menjadi 71,04 persen. “Sepanjang 368,852 kilometer dari 519,223 kilometer jalan menuju lokasi wisata kini telah tertangani baik,” tegas Bambang.

Ganjar Pranowo menyatakan, pihaknya juga terus mendorong pembangunan infrastruktur yang menjadi kewenangan pusat serta kabupaten/kota. Untuk pusat terutama jalan tol trans Jawa yang ditargetkan selesai pada 2018.

Menurut Ganjar, infrastruktur memang menjadi fokus utama pada tahun-tahun awal dirinya menjabat. Ia mengapresiasi keseriusan jajaran pemprov yang merespon program Tahun Infrastruktur untuk memenuhi ekspektasi masyarakat.

“Sejak saya dilantik laporan dan pengaduan masyarakat paling banyak soal jalan rusak, sekarang dengan pembenahan maksimal keluhan-keluhan baik di twitter maupun website Laporgub sudah jauh berkurang,” pungkasnya.

Editor : Ali Muntoha

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Petaka Mempermasalahkan Beda Kasta Tampak di Pementasan Teater Keset Kudus

Selengkapnya →