Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Ribuan Lampu Sentir Disiapkan untuk Menghiasi Desa Wisata Banjarejo Grobogan



Reporter:    /  @ 18:34:20  /  21 Oktober 2017

    Print       Email

Pagar Kantor Desa Banjarejo mulai dipasangi lampu sentir untuk menyemarakkan peringatan setahun desa wisata. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Nuansa jadul bakal merwarnai peringatan setahun Desa Wisata Banjarejo, Kecamatan Gabus, Grobogan yang akan dilangsungkan 24 Oktober mendatang. Sehari sebelum puncak acara dan saat hari H, lampu penerangan jalan utama yang ada di depan rumah penduduk akan dipadamkan.

Padamnya lampu penerangan tidak akan membikin suasana desa jadi gelap gulita. Soalnya, sudah disiapkan ribuan lampu sentir sebagai gantinya. Lampu sentir akan dipasang di depan rumah penduduk dan jalur menuju lokasi kegiatan di lapangan sepak bola sebelah timur rumah fosil.

“Sejak beberapa hari lalu, kita sudah bikin sekitar 2.000 lampu sentir dari botol bekas. Sebagian diantaranya sudah kita pasang dan coba dinyalakan saat malam hari. Salah satunya didepan balaidesa,” kata Kades Banjarejo Ahmad Taufik, Sabtu (20/10/2017).

Menurutnya, ribuan sentir sengaja disiapkan untuk mengajak pengunjung yang datang ke Banjarejo supaya bernostalgia lagi dengan suasana desa pada masa lalu. Yakni, sebelum masuknya aliran listrik dari PLN seperti saat ini.

“Suasana pedesaan masa lalu terkadang dirindukan oleh banyak orang. Salah satu yang identik dengan masa lalu adalah lampu sentir dari botol bekas yang diisi minyak tanah dan dikasih sumbu,” katanya.

Dalam peringatan setahun desa wisata, Pemerintah Desa Banjarejo, bakal menggelar acara ngaji bareng, Selasa (24/10/2017) mendatang. Budayawan kondang Emha Ainun Najib atau lebih akrab disapa Cak Nun dijadwalkan jadi pengisi acara utama.

“Kita sudah dapat kepastian kalau Cak Nun bisa hadir lengkap dengan Kiai Kanjeng. Kemungkinan, Ibu Novia Kolopaking juga akan hadir. Mudah-mudahan, acaranya nanti berjalan lancar,” imbuhnya. 

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Petaka Mempermasalahkan Beda Kasta Tampak di Pementasan Teater Keset Kudus

Selengkapnya →