Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

260 SD di Jepara Masih Gunakan KTSP 



Reporter:    /  @ 17:58:52  /  21 Oktober 2017

    Print       Email

Direktur RBI ketika mendongeng dihadapan siswa SD di Jepara (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Jepara – Sebanyak 260 Sekolah Dasar belum melaksanakan Kurikulum 2013 (Kurtilas). Namun Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Jepara mengklaim kesiapan perangkat sekolah dalam hal ini guru dalam melaksanakan kurikulum tersebut. 

Kesiapan tersebut menurut Kasi Pengendalian Mutu SD Haryanto, karena pihaknya rutin menyelenggarakan Bimbingan Teknis terkait Kurtilas, kepada guru dan kepala sekolah. Akhir pekan ini, ia mengatakan Disdikpora menggelar bimtek untuk guru kelas 4 dan 6 serentak diseluruh kabupaten Jepara. 

Menurutnya, dari 595 SD di Jepara, Kurtilas baru dilaksanakan di 335 SD. Namun ia mengklaim, jumlah sekolah yang menerapkan kurikulum tersebut, selalu bertambah dari tahun pertama pelaksanaan kurikulum 2013. 

“Sebanyak 260 SD masih melaksanakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Namun terhitung hari Jumat kemarin hingga Senin lusa kami menyelenggarakan bimtek untuk guru kelas 4 dan 6 serta kepala sekolah. Dengan adanya bimbinban teknis ini artinya semua guru dan kepala sekolah sudah mengikuti bimbinban terkait kurtilas,” ujarnya, Sabtu (21/10/2017).

Ia merinci, pada tahun pelajaran 2015/2016 Kurtilas diterapkan pada 12 SD yang ditunjuk oleh pemerintah. Pada tahun ajaran berikutnya diikuti 144 dan selanjutnya 199 sekolah. Haryanto mengatakan, sekolah-sekolah yang belum melaksanakan kurtilas telah didaftarkan dan diajukan untuk melaksanakan kurikulum 2013 pada tahun ajaran mendatang. 

“Pemerintah pusat menargetkan tuntas di tahun 2019. Artinya masih ada dua kali awal tahun pelajaran. Kami kira tahun pelajaran mendatang bisa tuntas semua. Akan tetapi hal itu bergantung pada penunjukan pusat. 

Terkait buku pendukung, ia mengatakan telah menyiapkan melalui anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Pada tahun ini, sekolah diwajibkan membeli buku Kurtilas dengan alokasi 20 persen dari BOS yang diterima. 

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Banyak Tumbuhan Mati, DLH Grobogan Tanami lagi Kawasan Alun-alun Purwodadi

Selengkapnya →