Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Gelembung Busa Raksasa di Bangsri Jepara Jadi Tempat Wisata Dadakan



Reporter:    /  @ 14:25:29  /  21 Oktober 2017

    Print       Email

Warga berbondong-bondong ingin melihat gelembung busa raksasa di Desa Kedungleper, Bangsri, Sabtu (21/10/2017). (MuriaNewsCom/PadhangPranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Lokasi munculnya gelembung busa ‘raksasa’ di Sungai Kedung Wuluh, Desa Kedungleper, Bangsri- Jepara menjadi lokasi wisata dadakan. Puluhan bahkan ratusan orang penasaran akan hal tersebut. 

Seperti Andi, warga Desa Bondo, Bangsri yang sengaja meluangkan waktu untuk melihat gelembung busa itu. “Saya tahunya dari facebook ada yang posting tentang busa yang tingginya sampai enam meter,” katanya bersemangat. 

Sementara itu Adi, warga setempat mengaku banyak orang bertanya akan lokasi gelembung busa itu. Mereka kebanyakan berasal dari luar desa setempat. 

Baca: Sungai Kedung Wuluh Jepara Tercemar Limbah, Timbulkan Gelembung Busa Raksasa

“Tadi ada tiga orang yang tanya tentang lokasi gelembung busa. Sepertinya penasaran akan penampakan busa tersebut. Saya juga sudah ke sana,” ujarnya, Sabtu (21/10/2017) 

Hambali warga Desa Kedungleper membenarkan hal itu. Menurutnya sejak Jumat sore, banyak orang yang datang untuk melihat dan berfoto di depan gelembung busa.

Adapun, lokasi gelembung busa terletak di aliran pengairan sawah warga ditengah hamparan lahan pertanian. 

“Kemarin itu tinggi sekali, sekitar lima meter, yang datang ke lokasi banyak. Sampai-sampai lahan kacang milik saya diinjak-injak. Jembatan titian dari kayu ada yang patah satu,” ujarnya.

Diantara warga yang datang ke tempat itu, bahkan ada yang sengaja membawa plastik, yang kemudian diisi dengan air dan gelembung busa.

Polsek Bangsri mengimbau warga untuk tidak mengambil busa tersebut. Namun imbauan itu nampaknya diabaikan. 

“Kami mengimbau agar warga tidak mengambil atau memegang busa itu, karena kita tidak tahu kandungan apa yang ada di dalamnya. Dan lagi kemarin di aliran sungai ditemukan beberapa ikan di aliran sungai ini ada yang mati,” tegas IpdaSujadi, Kanit Patwal Polsek Bangsri.

Pantauan MuriaNewsCom, warga tetap berdatangan hingga Sabtu siang pukul 14.00 WIB. 

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Petaka Mempermasalahkan Beda Kasta Tampak di Pementasan Teater Keset Kudus

Selengkapnya →