Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Makna Kain Kafan Menurut KH Anwar Zahid



Reporter:    /  @ 23:30:31  /  20 Oktober 2017

    Print       Email

KH Anwar Zahid menyampaikan tausiyah di hadapan ribuan jemaah, Jumat (20/10/2017). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Sebuah kain kafan, memiliki makna yang mendalam bagi KH Anwar Zahid. Karena, dia melihat kalau kain kafan merupakan simbol dari bekal kematian tiap orang.

Hal itu disampaikan saat mengisi pengajian umum dalam rangka HUT ke-70 Sukun Group, Jumat (20/10/2017) di Dukuh Ngemplak Desa Gondosari, Gebog. Dia menjelaskan makna dari kain kafan yang pasti dibawa saat meninggal.

“Yang pertama, kain kafan itu tak ada yang memiliki saku. Yang artinya, kalau yang dinilai Allah SWT itu, bukankah kekayaan sewaktu di dunia. Tapi manfaat dari kekayaan yang diberikan. Apa kegunaan kekayaannya,” katanya saat mengisi pengajian.

Dia menjelaskan saat sudah meninggal, semuanya dihadapan Allah SWT sama. Baik yang berpangkat maupun tidak. Karena semuanya sama di mata Allah SWT dan juga malaikat-Nya.

Sedang kedua, lanjut dia, dalam kain kafan hanya berwarna putih mulus saja, tak ada yang warna-warni. Yang bermaksud, adalah bukan warna-warni dunia atau penampilan, namun yang dilihat adalah warna-warni amalan yang dibawa hingga mati.

“Tidak ada kain kafan yang warna-warni, apalagi kaya Zebra. Semuanya sama, dengan desainer pak Modin. Bahkan hanya diberikan kapas saja untuk menutup lubang di tubuh,” imbuhnya.

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Banyak Tumbuhan Mati, DLH Grobogan Tanami lagi Kawasan Alun-alun Purwodadi

Selengkapnya →