Loading...
You are here:  Home  >  Info Jateng  >  Artikel ini

Ayah Ini Perkosa Putri Kandungnya Berkali-kali Hingga Hamil 4 Bulan



   /  @ 13:15:22  /  20 Oktober 2017

    Print       Email

ILUSTRASI

MuriaNewsCom, Temanggung – Mistar (56)  warga Kabupaten Temanggung  tega mencabuli putri kandungnya, MIN (15) di rumah. Ironisnya, perbuatan pelaku berujung korban hamil 4 bulan.

Info yang dihimpun, pelaku menyetubuhi korban karena tak mampu menahan hawa nafsunya. Istrinya meninggal sejak lima tahun silam. Biasanya, pelaku menyalurkan hasrat seksualnya dengan mendatangi lokalisasi.

Setahun belakangan, pelaku tak lagi ke lokalisasi. Hasrat seksualnya malah disalurkan ke korban yang juga mengalami keterbelakangan mental. Aksi bejatnya dilakukan mulai Mei 2017, pukul 23.00 WIB. Pelaku tak mampu menahan nafsunya melihat korban yang tertidur. Pelaku memaksa korban melayani. Aksinya dilakukan hingga lima kali.

Kecurigaan anggota keluarga lain muncul saat melihat perubahan fisik pada korban. Kakak korbanlah yang merasakan kejanggalan. Maka korban diperikasakan ke bidan desa. Ternyata hasilnya, korban hamil 4 bulan.

Kapolres Temanggung AKBP Maesa Soegriwo melalui Kasubag Humas AKP Henny Widiyanti mengatakan kakak korban yang membawa Min ke bidan desa. “Setelah diperiksakan ke bidan ternyata hamil empat bulan,” kata Henny .

Mengetahui hal itu, keluarga lapor polisi. Selanjutnya,  polisi dari Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Temanggung menyelidiki. Kemudian diketahui bahwa pelaku adalah ayah kandungnya. “Pelaku mengakui perbuatannya,” lanjutnya.

Pelaku pun dijerat dengan pasal 76 D jo pasal 81 UU no 17 tahun 2016 tentang penetapan Perpu no 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU no 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Pelaku diancam hukuman pidana paling singkat 5 tahun dan pidana paling lama 15 tahun ditambah 1/3 karena pada perkara pelaku merupakan orang tua korban dan denda paling banyak Rp 5 miliar.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Petaka Mempermasalahkan Beda Kasta Tampak di Pementasan Teater Keset Kudus

Selengkapnya →