Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Permudah Administrasi Kependudukan, Diskominfo Kudus Kenalkan “SI MAMAD”



Reporter:    /  @ 13:30:32  /  19 Oktober 2017

    Print       Email

Kadiskominfo Kholid (pegang mik) menjelaskan kegunaan aplikasi SI Mamad kepada kepala desa. (Diskominfo Kudus)

MuriaNewsCom, Kudus – Pemkab Kudus berupaya untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya adalah melalui aplikasi SI MAMAD (Sistem Informasi Manajemen Administrasi Desa) yang di kembangkan oleh Diskominfo Kudus. Melalui aplikasi ini, pemerintah desa/kelurahan akan dimudahkan dalam melayani warganya dalam hal administrasi kependudukan terkait data LAMPID (Lahir, Mati, Pindah, Datang).

Untuk itu, di laksanakan pelatihan pemanfaatan aplikasi ini untuk petugas register yang berasal dari 132  desa/kelurahan se-kabupaten Kudus. Pelaksanaannya terbagi menjadi empat hari, dimulai hari Senin (16/10/2017) bertempat di ruang rapat lantai 2 gedung Setda dan berakhir hari ini (19/10). Di hari terakhir ini, peserta yang hadir berasal dari desa/kelurahan untuk kecamatan Jekulo, Undaan, dan Dawe.

Dalam pembukaan pelatihan aplikasi ini, Kadiskominfo Kholid mengatakan, pelatihan ini diperlukan agar sinergi antara Pemkab dengan Pemerintah Desa/kelurahan terbangun dengan baik dalam melayani masyarakat.

”Pada intinya, berbagai inovasi yang dikembangkan oleh Diskominfo bertujuan untuk mempermudah warga, termasuk dalam mengurus dokumen adminduk (administrasi kependudukan)-nya,” terangnya.

Sementara itu, Sekdin Dukcapil, Putut Winarno menegaskan dasar layanan adminduk berada di tingkat desa/kelurahan. ”Maka, data yang dibuat di tingkat desa/kelurahan haruslah lengkap dan benar, karena menjadi acuan proses selanjutnya di Dukcapil,” jelasnya.

Pihaknya mendukung penuh aplikasi SI MAMAD karena meminimalisir adanya kesalahan input data, yang dimungkinkan terjadi karena proses manual. Ini lantaran dalam aplikasi tersebut, telah tersedia format surat terkait kelahiran, kematian, pindah dan datang.

”Petugas hanya perlu menginput data NIK-nya saja, sisanya telah tersedia by sistem, sehingga tidak perlu menulis/input berkali-kali untuk data yang sama. Dengan sistem ini, kemungkinan kesalahan input data yang biasa terjadi untuk nama dan angka, otomatis dapat dihindari,” tandasnya.

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Petaka Mempermasalahkan Beda Kasta Tampak di Pementasan Teater Keset Kudus

Selengkapnya →