Loading...
You are here:  Home  >  Info Metro  >  Artikel ini

Tinjau Sungai Cabean Demak, Ganjar Harap Normalisasi Mampu Cegah Banjir 



   /  @ 23:04:29  /  18 Oktober 2017

    Print       Email

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat meninjau lokasi di Sungai Cabean Kabupaten Demak. (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Demak – Berdasarkan prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Semarang, sekitar 75 persen wilayah di Jawa Tengah saat ini sudah mulai memasuki musim hujan.

Menghadapi hal itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melakukan pengecekan sungai yang selama ini menjadi langganan banjir di wilayah Demak, Rabu (18/10/ 2017). 

Sungai tersebut yakni Sungai Cabean di Desa Sidorejo, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak. Pengecekan dilakukan di sela kunjungan kerjanya di wilayah Kabupaten Demak untuk meninjau pengembangan reaktor biogas kandang sapi di desa tersebut. 

Pada pengecekan itu, Ganjar menyempatkan meninjau proses pembuatan tanggul permanen di Sungai Cabean yang masuk dalam sistem saluran Jragung-Tuntang itu. Saat ini di sungai tersebut juga tengah dilakukan normalisasi. Menurut Ganjar masyarakat di wilayah tersebut lama merindukan perbaikan dan normalisasi sungai, sebab selama ini jika musim penghujan air akan meluap dan daerah sekitar menjadi langganan banjir setiap tahunnya. 

“Waktu itu saya bicara langsung dengan Menteri PU dan Alhamdulillah direspons langsung dikerjakan oleh BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai). Ini untuk mencegah banjir,” tandas Ganjar.

Ia mengatakan, di Jawa Tengah ini sebenarnya banyak sungai yang sudah mengalami sedimentasi dan butuh normalisasi agar mampu menampung air lebih banyak. Namun menurutnya pengerjaannya akan dilakukan secara bertahap. Normalisasi diawali dari sistem Jragung-Tuntang sebagai antisipasi banjir. “Memang tentu belum setinggi harapan masyarakat, tapi ini sebagai salah satu upaya antisipasi banjir,” terangnya. 

Selain itu, sejumlah hal yang bisa dilakukan sebagai antisipasi banjir yakni dengan konversi di wilayah hulu, seperti halnya penanaman pohon, penguatan tanggul serta manajemen pengelolaan sungai di bagian hulu yang mesti baik. “Yang pasti diingat, kita sendiri juga mesti disiplin. Buang sampah tidak sembarangan,” tegasnya. 

Terkait dengan musim hujan yang diprediksi curahnya akan berkapasitas tinggi, Ganjar mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dari seluruh Jateng. Ia mengatakan sudah melakukan rapat dan setiap hari BPBD seluruh kabupaten/kota untuk selalu memberikan laporan dari lapangan.

“Di Jateng bagian utara masih suplai air tapi di selatan barat sudah banjir. Maka kita kemarin langsung rapat dan tiap hari kita dapat laporan dari lapangan,” katanya.

Selain sejumlah antisipasi, Ganjar mengatakan pihaknya juga sudah melakukan kesiapsiagaan tanggap darurat bencana alam. Ia memastikan semua kebutuhan sudah siap, baik dari jumlah personel BPBD, logistik hingga titik-titik evakuasi. 

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Banyak Tumbuhan Mati, DLH Grobogan Tanami lagi Kawasan Alun-alun Purwodadi

Selengkapnya →