Loading...
You are here:  Home  >  Info Metro  >  Artikel ini

Ckck..Kotornya Sungai Pasar Gajah Demak Bikin Gubernur Turun dari Mobil Dinas



   /  @ 15:47:04  /  18 Oktober 2017

    Print       Email

Penampakan sungai kotor penuh sampah. (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Demak – Sungai Pelayaran di belakang Pasar Gajah Kabupaten Demak penuh sampah dan sangat kotor. Kondisi itu juga telah berlangsung lama dan tak tertangani pemerintah.

Gubernur Ganjar Pranowo yang lewat di lokasi Rabu (18/10/2017) begini reaksinya. Kali pertama, turun dari mobil dinasnya, Ganjar langsung menuju jembatan yang melintang di atas sungai itu. Terlihat tumpukan sampah di kedua bibir sungai. Kebanyakan sampah plastik. Ada juga kardus, botol minuman, kaleng, buah busuk dan daun sisa pembungkus.

Ganjar hanya geleng-geleng kepala melihat kotornya sungai itu.Tiba-tiba, seorang pria mengenakan topi mendekat. Rupanya dia Kepala Desa Gajah, Masrukhin. “Sampah ini kebanyakan dari pasar pak, dari warga sekitar juga,” kata Masrukhin.

Sampah sudah menumpuk di sungai selebar 12 meter itu sejak puluhan tahun lalu. Sepertinya membuang sampah di sungai sudah biasa bagi pedagang pasar dan warga setempat. “Saya mengusahakan TPS (tempat pembuangan sampah) baru ada satu ternyata tidak cukup,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah menormalisasi sungai dan menyediakan TPS lebih banyak. Ganjar mengatakan, penyediaan TPS tidak akan berguna kalau warga tetap membuang sampah di sungai. Ia meminta Masrukhin mengedukasi warga agar menjaga kebersihan. “Sampah juga bisa dikelola didaur ulang jadi produk baru, sudah banyak yang bisa,” kata Ganjar.

 

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat melakukan inspeksi mendadak dan melihat banyaknya sampak di Sungai Pelayaran yang berada di belakang Pasar Gajah Kabupaten Demak, Rabu (18/10). (ISTIMEWA)

 

Usai menengok sungai, gubernur dari PDI Perjuangan itu menuju Pasar Gajah. Tak berbeda jauh, sampah juga terserak di sana sini.  “Bapak ibu mbok tolong buang sampahnya jangan di sungai,” katanya kepada para pedagang yang mengerumuninya.

Sekitar 15 menit, Ganjar mengobrol dengan pedagang. Selain masalah sampah, pedagang mengeluhkan perbaikan pasar yang tak kunjung dilakukan. Repotnya, pasar itu dibangun dan dikelola pihak swasta sehingga Pemkab Demak tidak bisa mengintervensi.

“Ya nanti saya bicarakan dengan pak Bupati, tapi yang penting pasar bagus atau lama kalau sampah tidak dijaga ya percuma, mulai sekarang kebersihan dijaga bisa ya,” pungkas Ganjar.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

3 Bakal Calon Bupati Kudus Siap Maju Lewat Jalur Independen

Selengkapnya →