Loading...
You are here:  Home  >  Info Jateng  >  Artikel ini

Buaya Gegerkan Warga Kebumen



   /  @ 13:11:46  /  18 Oktober 2017

    Print       Email

Warga melihat buaya yang sempat menggegerkan di Kebumen. (Humas Polres Kebumen)

MuriaNewsCom, Kebumen – Munculnya buaya di Sungai Luk Ulo di area persawahan Desa Kedungwinangun, Kecamatan Klirong, mengundang perhatian warga. Namun sayangnya, upaya penangkapan gagal setelah buaya melarikan diri dan kembali ke sungai.

Diketahui keberadaan buaya di sawah sekitar pukul 06.00 WIB oleh seorang yang hendak mancari ikan di pinggir sungai. Orang tersebut melihat benda seperti kayu yang menyerupai punggung buaya. Karena penasaran, pemancing itu melempar ke arah kayu itu dan ternyata bisa bergerak.

Salah satu seorang warga mencoba menangkap, dengan membuat alat perangkap mengunakan seutas tali dan galah bambu. Upaya penangkapan dilakukan juga dibantu warga lainnya dengan cara mengiring hewan ganas tersebut agar moncongnya terjerat oleh tali perangkap yang dibuat.

“Saat galah bambu yang sudah dipasang ranjau tali dengan dibantu oleh galah bambu lain mendekati moncong buaya, hewan tersebut menerkam bambu dan naik ke permukaan sawah yang berada di pinggir Sungai Luk Ulo itu,” kata Puji, salah satu warga dilansir dari www.tribratanews-polreskebumen.com.

Naiknya buaya ke permukaaan membuat warga yang berada di sekitar lokasi penangkapan berhamburan. Buaya juga memberontak dengan mulut menganga dan menuju kerumunan warga. Diperkirakan buaya itu memiliki pajang 4 meter

Buaya tersebut pun berlari menuju arah Sungai Luk Ulo, warga yang memegang galah bambu pun segera mengejarnya ke tepi sungai, namun sayang buaya liar tersebut langsung masuk ke aliran sungai dan menghilang bersama derasnya arus sungai,” ungkapnya.

Kapolres Kebumen AKBP Titi Hastuti, melalui Kasubbag Humas Polres Kebumen AKP Willy Budiyanto, mengimbau kapada warga sekitar agar waspada terutama para penambang pasir di sungai. Karena buaya tersebut ada sedikit luka maka akan bisa semakin buas. “Jangan sampai dibunuh karena buaya termasuk satwa yang dilindungi dan dijaga populasinya. Lebih baik laporan kepada petugas.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Banyak Tumbuhan Mati, DLH Grobogan Tanami lagi Kawasan Alun-alun Purwodadi

Selengkapnya →