Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Empat Parpol di Kudus Terancam Tak Bisa Ikut Pemilu



Reporter:    /  @ 13:37:57  /  17 Oktober 2017

    Print       Email

Ketua KPU Kudus Moh Khanafi (baju biru) menerima berkas dari Partai Golkar beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus–Empat partai politik (Parpol) terancam tak bisa mengikuti Pemilu lantaran belum terdaftar di KPU Kabupaten Kudus. Hal ini menyusul, adanya berkas yang harus dilengkapi keempat parpol tersebut sebelum dini hari nanti.

Keempat parpol tersebut adalah, PBB, Partai Idaman, PIKA dan Partai Berkarya. Keempatnya terpaksa dikembalikan lantaran hingga penutupan pendaftaran Senin (16/10/2017) masih ada kekurangan berkas dilengkapi

“Bagi yang belum lengkap, berdasarkan aturan masih diberikan waktu 1 x 24 jam untuk melengkapi pasca ditutup pendaftaran pada 16 Oktober kemarin. Sehingga, maksimalkan malam nanti harus sudah dikembalikan lagi,” kata ketua KPU Kudus Moh Khanafi.

Hal itu sesuai dengan edaran SE 585 KPU RI yang keluar tadi malam. Dalam edaran tersebut ketentuan menyerahkan kelengkapan dokumen di kab/kota ada dua makna.

Pertama, terkait parpol yang sudah menyerahkan berkas tapi belum lengkap. Sehingga harus menyerahkan pemenuhan kelengkapan dokumen persyaratan dengan waktu 1X24 jam dari penutupan pendaftaran.

Kedua, DPC parpol belum pernah menyerahkan dokumen sama sekali ke KPU kab/kota, tetapi DPP parpol sudah mendaftar ke KPU. Maka penyerahan dokumen di KPU kab/kota tetap dapat dilakukan.

“Jadi empat parpol yang masih dalam status proses dan berhak tambahan waktu perbaikan dokumen persyaratan dengan deadline hari ini pukul 24.00 WIB,” ungkap dia.

Sementara itu, saat disinggung terkait parpol yang sudah lengkap, pihaknya menyebutkan sudah ada 13 parpol. Ke-13 parpol tersebut adalah PDI P, P. Nasdem, partai Gerindra, PKS, PSI, Partai Perindo, Partai Golkar, PAN, Partai Demokrat, PPP, Partai Hanura, PKB dan Partai GARUDA.

”Mereka sudah lengkap. Tinggal menunggu proses selanjutnya,” ungkap dia.

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Petaka Mempermasalahkan Beda Kasta Tampak di Pementasan Teater Keset Kudus

Selengkapnya →