Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Belum Ada Pengisian Baru, Jumlah Guru SD Berstatus PNS di Grobogan Terancam Habis



Reporter:    /  @ 14:27:50  /  16 Oktober 2017

    Print       Email

Ratusan guru dari beberapa satuan pendidikan di Grobogan mengikuti sosialisasi mengenai pendidikan keluarga dari Kemendikbud. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Belum adanya pengisian formasi guru dalam penerimaan CPNS beberapa tahun terakhir dinilai akan membawa dampak cukup besar. Salah satunya, makin minimnya jumlah guru berstatus PNS, terutama di sekolah dasar. Bahkan, jika dalam beberapa tahun kedepan tidak ada pengisian lagi, jumlah guru SD yang statusnya PNS akan habis.

Kepala Dinas Pendidikan Grobogan Pudjo Albachrun ketika dimintai tanggapannya membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, jumlah guru SD keseluruhan saat ini ada 6.867 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 3.684 statusnya PNS dan sisanya 3.183 orang merupakan guru wiyata bakti. Guru sebanyak itu tersebar di 792 SD.

Menurut Pudjo, secara aturan jumlah guru akan berkurang karena masa kerjanya selesai atau pensiun. Pada tahun ini ada 160 guru PNS yang pensiun. Jumlah guru PNS yang pensiun tiap tahun angkanya lebih dari 100 orang.

Dari monitoring yang sudah dilakukan, tiap SD, khususnya di daerah pinggiran, rata-rata hanya memiliki dua atau tiga guru berstatus PNS. Bahkan ada SD, yang PNSnya hanya kepala sekolah dan penjaga sekolah saja.

Terkait kondisi itu, maka pengisian formasi CPNS pada guru SD harus segera digelar. Diharapkan, pengisian formasi lebih mengutamakan mereka yang masih berstatus wiyata bakti.

“Kalau moratorium penerimaan CPNS guru SD masih diberlakukan maka dalam beberapa tahun mendatang kita akan kehabisan guru yang statusnya PNS. Kondisi ini, sudah kita sampaikan pada pihka kementerian,” katanya.

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Petaka Mempermasalahkan Beda Kasta Tampak di Pementasan Teater Keset Kudus

Selengkapnya →