MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Bendahara Pengeluaran di Grobogan Mulai Didorong Terapkan Transaksi Non Tunai

170
Para bendahana pengeluaran SKPD hingga tingkat desa mendapat sosialisasi transaksi keuangan non tunai di gedung Riptaloka, Senin (9/10/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Para bendahana pengeluaran SKPD hingga tingkat desa diminta milai menerapkan taransaksi keuangan secara non tunai. Hal itu terungkap dalam sosialisasi pada para pendahara dan pejabat pengelola keuangan yang dilangsungkan di gedung Riptaloka, Senin (9/10/2017).

Sosialisasi itu dilakukan terkait adanya kebijakan transaksi pembelanjaan secara nontunai sesuai dengan surat edaran Kemendagri No. 910/1867/SJ tertanggal 17 April lalu. Pembelanjaan non tunai ini juga bertujuan untuk mengurangi risiko penyelewengan penggunaan anggaran.

Kabid Perbendaharaan Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Djasman menyatakan, pelaksanaan transaksi non tunai akan dilakukan secara bertahap. BPPKAD memberikan pembatasan, transaksi Rp 5 juta harus dilakukan secara non-tunai. Sementara, transaksi di bawah Rp 5 juta masih dapat dilakukan secara tunai.

’’Pelaksanaannya kita lakukan bertahap dulu supaya bendahara tidak kaget dengan perubahan ini.  Pemberlakuan secara efektif mulai 1 Januari 2018,” jelasnya.

Ia mengatakan pembayaran non-tunai dilakukan untuk memudahkan transaksi. Selain itu, melalui transaksi non-tunai akan membantu bendahara terhindar dari risiko kesalahan pembukuan dan penyalahgunaan anggaran.

’’Surat edaran sudah turun 17 April lalu. Sesuai surat edarat itu, pemerintah daerah diminta mengimplementasikan transaksi non tunai pada 1 Januari 2018 nanti. Dalam sosialisasi ini kita juga melibatkan pihak Bank Jateng,’’ katanya. 

Editor: Supriyadi

United Futsal Pc

Ruangan komen telah ditutup.