Loading...
You are here:  Home  >  Info Jateng  >  Banyumasan  >  Artikel ini

2 Orang Tewas Usai Makan Gaplek di Banjarnegara



   /  @ 14:34:56  /  9 Oktober 2017

    Print       Email

Adem, salah seorang korban saat dirawat di rumah sakit, Banjarnegara. Foto: istimewa dari detik.com

MuriaNewsCom, Banjarnegara – Dua orang warga Kecamatan Purwanegara, Banjarnegara yakni Warsini (60) dan Musroil (53) meninggal dunia setelah mengalami gejala yang sama. Petugas Dinas Kesehatan Banjarnegara telah mengambil sampel gaplek yang sebelumnya dikonsumsi keduanya. 

Dilansir dari detik.com, Warsini yang merupakan bibi dari Musroil meninggal terlebih dahulu di rumahnya, Desa Kaliajir, Kecamatan Purwanegara pada Selasa (3/10/2017). Sedangkan Musroil yang merupakan warga Desa Petir meninggal pada Jumat (6/10/2017).

Selain dua korban tewas di atas, Adem (53) yang merupakan istri Musroil juga mengalami gejala yang sama. Hingga saat ini Adem masih dirawat di rumah sakit. 
Saat didatangi rumah Musroil, salah seorang saudara korban yakni Ratno mengaku tidak mengetahui dengan pasti penyebab meninggalnya dua saudaranya tersebut.

“Sebelum meninggal dunia tanda-tandanya sama, yakni muntah-muntah. Termasuk yang dialami Adem yang saat ini masih dirawat di rumah sakit. Tetapi kalau Warsini dia tinggal sendiri di Desa Kaliajir,” terangnya.

Padahal sebelumnya, lanjut Ratno, tiga saudaranya tersebut tidak mengeluhkan apa-apa. Hanya, pada Selasa (3/10) Adem mulai muntah-muntah dan sempat dibawa ke Puskesmas oleh suaminya, Musroil. Saat itu, kata dia, Musril belum merasakan apa-apa. “Bahkan masih kuat mengantarkan istrinya berobat naik sepeda motor,” lanjutnya.

Hanya, esok harinya, Rabu (4/10) Musroil mengeluhkan hal serupa yakni muntah-muntah hingga pada Jumat (6/10) Musroil meninggal dunia di rumahnya.  Yang juga menjadi pertanyaan, kucing dan kambing milik Musroil juga mati. Namun Ratno mengaku tak mengetahui dengan pasti penyebabnya.  “Untuk penyebabnya saya tidak tahu karena tidak satu rumah dengan Musroil,” kata dia.

Namun, Ratno menjelaskan polisi sudah memeriksa rumah Musroil. Ratno menceritakan polisi menduga penyebab meninggalnya Warsini dan Musroil diakibatkan gaplek yang mereka makan. 

Petugas dari Dinas Kesehatan, kata Ratno, juga sudah mengambil sebagian sisa gaplek untuk diperiksa. “Kami masih menunggu hasil uji laboratorium. Tetapi, dari hasil penyelidikan mereka mengkonsumsi gaplek pada hari Senin (2/10/2017) atau sehari sebelum merasa mual dan muntah-muntah,” ujar Kasat Reskrim Polres Banjarnegara, AKP David Widya Hapsoro dalam jumpa pers di kantornya, Senin (9/10/2017).

Di sisi lain, kata David, jika melihat tanda-tanda sebelum meninggal dunia, korban muntah-muntah seperti orang keracunan. Bahkan, kucing peliharaan korban ikut mati setelah memakan gaplek tersebut.

Saat ini, Polres Banjarnegara sudah mengambil bahan gaplek hingga gaplek yang bisa dikonsumsi. Selain itu, Polres juga sudah memeriksa 5 orang saksi, di antaranya 3 orang yang merupakan saudara korban, dua orang lainnya dari dokter. “Termasuk dokter dari Rumah Sakit Emanuel,” sebutnya.

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Petaka Mempermasalahkan Beda Kasta Tampak di Pementasan Teater Keset Kudus

Selengkapnya →