Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

50 Motiv Ukir Asal Desa Petekeyan Jepara Diharapkan Bisa Bersaing Hingga Luar Negeri



Reporter:    /  @ 17:10:01  /  6 Oktober 2017

    Print       Email

Salah satu warga Desa Petekeyan, Kecamatan Tahunan sedang mengukir balokan kayu, belum lama ini.
(MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Perajin meubel di Desa Petekeyan, Kecamatan Tahunan, Jepara terus berupaya mengembangkan kreasi produk mereka. Kini setidaknya ada 50 kreasi khas yang diharapkan dapat bersaing di pasar furnitur baik dalam dan luar negeri. 

“Kami berusaha agar lebih kreatif agar dapat mengembangkan motif dari perajin-perajin di Desa Petekeyan,” ujar Marsodiq, Ketua Kampung Sembada Ukir, Jumat (6/10/2017). 

Menurutnya, di Desa Petekeyan khusus dikembangkan berbagai perabotan rumah dari kayu bermotif minimalis. Kreasi khas yang dibuat diantaranya almari berbentuk botol, biola dan botol air mineral. Kerajinan itu menurut Sodiq dikembangkan secara khusus oleh perajin di wilayah tersebut. 

Ia mengatakan, produktifitas warga Petekeyan dalam memroduksi perabot meubel juga sangat tinggi. Dalam satu minggu seorang perajin dapat memroduksi dua hingga empat set kursi dan meja. 

Untuk masalah harga, satu set meubelair mentah terdiri dari dua kursi, satu meja dan sebuah bangku dihargai mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 2,5 juta. 

“Itu untuk yang mentah artinya belum di finishing menggunakan cat dan sebagainya. Untuk satu set kualitas bagus harganya Rp 2,5 juta, sedang Rp 1,7 juta dan paling rendah Rp 1 juta,” katanya. 

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Petaka Mempermasalahkan Beda Kasta Tampak di Pementasan Teater Keset Kudus

Selengkapnya →