Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Tenggelam 18 Jam, Siswa MTs yang Tenggelam di Sungai Lusi Akhirnya Ditemukan



   /  @ 13:30:32  /  6 Oktober 2017

    Print       Email

Petugas Gabungan mengangkat siswa MTs yang tenggelam di Sungai Lusi, Jumat (6/10/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Pencarian hari kedua terhadap siswa kelas I MTs Miftahul Huda yang dilaporkan tenggelam di sungai Lusi di Kampung/Kelurahan Kuripan, Kecamatan Purwodadi, akhirnya membuahkan hasil, Jumat (6/10/2017).

Bocah yang diketahui tenggelam sejak pukul 14.30 Kamis (5/10/2017) ditemukan setelah bedara di dasar sungai sekitar 18 jam, yakni pukul 09.15. Saat ditemukan, korban sudah mengambang ke permukaan air.

Begitu terlihat, petugas yang berada di atas perahu karet langsung mendekat. Selanjutnya, korban yang dievakuasi dan dimasukkan kantong jenazah yang sudah disiapkan diatas perahu karet.

”Korban tenggelam ditemukan tim SAR Gabungan sekitar pukul 09.15 WIB. Lokasinya ditemukannya korban hanya berjarak sekitar 20 meter dari titik tenggelam,” kata Kasi Kedaruratan BPBD Grobogan Masrichan.

Baca Juga: GEGER, Siswa MTs Hanyut di Sungai Lusi  Grobogan

Korban ditemukan dalam keadaan bertelanjang dada dan memakai celana pendek warna hijau. Setelah dievakuasi ke daratan, korban yang diketahui bernama Bagus Dwi Kurniawan (13) langsung dibawa menuju rumah duka.

Jarak rumah korban dengan lokasinya tenggelam sekitar 700 meter. Kedatangan petugas yang mengantar jenazah langsung disambut isak tangis orang tuanya.

Baca Juga: Tenggelamnya Anak MTs di Sungai Lusi ini Bikin Merinding Warga yang Tinggal di Dekat Lokasi

Seperti diberitakan, pencarian yang dilakukan tim SAR ini menyusul adanya laporan anak tenggelam di sungai tersebut sehari sebelumnya, sekitar pukul 14.30 WIB. Sebelumnya, korban sedang bermain dipinggiran sungai bersama tiga teman sebayanya. Saat main asik bermain, korban terpeleset dan tercebur ke dalam sungai.

Korban yang tidak bisa berenang sempat berteriak minta pertolongan. Demikian pula, rekan korban juga ikut berteriak minta pertolongan warga. Saat warga berdatangan ke lokasi, korban sudah tidak terlihat karena terseret arus air.

Beberapa warga sempat pula menyelam di sekitar lokasi jatuhnya korban. Namun, hasilnya masih nihil.

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Presiden Jokowi Bakal Hadiri MQK ke-VI di Ponpes Balekambang Jepara

Selengkapnya →