Loading...
You are here:  Home  >  Info Metro  >  Info Lainnya  >  Artikel ini

Jualan Obat dan Kosmetik Via Online Kini Diawasi Polisi dan BPOM



   /  @ 10:18:48  /  5 Oktober 2017

    Print       Email

Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan Semarang saat jumpa pers mengenai upaya penindakan obat ilegal online. (istimewa)

MuriaNewsCom, Semarang – Maraknya penjualan obat dan kosmetik secara online melalui media sosial kini mendapat pengawasan khusus dari Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Semarang.

Bahkan BBPOM Semarang juga menggandeng Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jateng. Terlebih beberapa waktu lalu telah terbongkar pemalsu obat kuat dan pelangsing tubuh abal-abal dari Jepara yang dijual secara online.

Dua instansi ini akan bekerja sama untuk melakukan investigasi terhadap situs-situs online maupun akun media sosial yang digunakan untuk melakukan penjualan obat dan kosmetik.

 “Penjualan obat atau kosmetik berbasis internet atau online menjadi salah satu prioritas kami. Kita Kerja sama dengan Ditreskrimsus untuk melakukan investigasi,” Kepala BBPOM Semarang, Endang Pudjiwati.

Penjualan obat dan kosmetik secara online jika tak dilakukan pengawasan, akan bisa merugikan konsumen. Karena produk obat dan kosmetik palsu dengan kandungan bahan kimia berbahaya bisa diedarkan dengan mudah.

Baca : Polda Jateng Jebak Pembuat Obat Perangsang dan Obat Kuat Palsu dari Jepara

Menurut dia, dengan pengawasan ketat ini, jika ditemukan adanya peredaran obat dan kosmetik secara ilegal melalui internet, pihaknya akan langsung bergerak melalukan tindakan, dan memprosesnya sesuai hukum.

“Kami investigasi dulu. Cara investigasinya tak perlu kami ungkapkan. Nanti bisa terdeteksi saranannya yang menjual dimana kemudian kami lakukan operasi penertiban,” ujarnya.

Sebelumnya, jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jateng membongkar jaringan peredaran obat kuat dan obat perangsang palsu yang beroperasi secara online.

Polisi mengamankan Muhamad Nazarudin (38) warga Dukuh Krajan, Desa Jambu Timur, Kecamatan Mlonggo, Jepara, beserta barang bukti satu pikap obat palsu siap edar.

Nazarudin diketahui sebagai peracik (pemroduksi) dan pengedar obat abal-abal yang diberi label dengan merk terkenal tersebut. Obat yang diproduksinya mulai dari obat kuat untuk laki-laki, obat perangsang wanita, hingga obat pelangsing.

Modus yang digunakan untuk mengedarkan obat-obat palsu ini dilakukan secara online, dan pemesanan melalui SMS.

Editor : Ali Muntoha

Baca : Obat Kuat dan Kosmetik Ilegal Senilai Rp 3,4 Miliar Dibakar BBPOM Semarang

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Petaka Mempermasalahkan Beda Kasta Tampak di Pementasan Teater Keset Kudus

Selengkapnya →