Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Ini Kronologi Gudang Kapuk di Mojolawaran Pati Ambruk dan Tewaskan Pekerja



Reporter:    /  @ 18:31:45  /  4 Oktober 2017

    Print       Email

Petugas melakukan autopsi saat korban disemayamkan di rumahnya. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Seorang pekerja bernama Sarti (70), warga Desa Kuryokalangan, Gabus meninggal dunia di lokasi setelah tertimpa bangunan gudang kapuk yang ambruk di Desa Mojolawaran, Gabus, Rabu (4/10/2017).

Dari informasi yang dihimpun, kejadian itu bermula saat Sarti bersama pekerja lainnya sedang bekerja mengupas randu di gudang kapuk milik Soleman.

Saat mereka beraktivitas, gudang kapuk mendadak roboh dan menimpa pekerja. Naas, Sarti tertimpa bandar dari bambu yang mengenai bagian kepala.

Baca Juga: Gudang Kapuk di Mojolawaran Pati Roboh, Satu Tewas dan 2 Luka-luka

Sarti meninggal dunia di lokasi karena mengalami pendarahan hebat di hidung, telinga, dan mulut. Tak hanya itu, Sarti juga mengalami luka robek yang cukup parah di bagian kepala.

Wakapolsek Gabus Iptu Kadisa mengungkapkan, gudang kapuk tersebut ambruk karena kerangka bangunan yang terbuat dari bambu sudah mengalami lapuk dan tidak layak.

“Hasil olah TKP yang dilakukan, kerangka bangunan gudang kapuk yang terbuat dari bambu sudah lapuk. Akibatnya, kerangka tidak bisa menopang genteng dan roboh,” kata Iptu Kadisa.

Selain Sarti, dua pekerja yang mengalami luka-luka antara lain Hartini (50) dan Tuminah (75). Keduanya juga warga Kuryokalangan, Gabus.

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Presiden Jokowi Bakal Hadiri MQK ke-VI di Ponpes Balekambang Jepara

Selengkapnya →