Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Sebelum Direhab, SD 01 Mlowokarangtalun Grobogan Bikin Gubernur Berkaca-kaca



Reporter:    /  @ 17:30:39  /  4 Oktober 2017

    Print       Email

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat meninjau bangunan SDN 01 Mlowokarangtalun, Kecamatan Pulokulon ketika kondinya masih rusak parah, Selasa (2/5/2017) lalu. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Sebelum direhab, kondisi gedung rusak di SDN 01 Mlowokarangtalun, Kecamatan Pulokulon sempat menyita perhatian banyak pihak karena diunggah ke berbagai akun media sosial.

Bahkan, mata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sampai berkaca-kaca saat meninjau sekolah tersebut. Karena itu, orang nomor satu di Jateng itu menaruh perhatian sangat serius mengenai kondisi sekolah rusak itu.

Salah satu bentuk keseriusan dilakukan dengan melangsungkan upacara peringatan Hardiknas tingkat Jateng di lapangan Desa Mlowokarangtalun, Kecamatan Pulokulon, Grobogan, Selasa (2/5/2017) lalu. Lokasi upacara ini persis di depan SDN 01 Mlowokarangtalun.

Usai upacara, Ganjar didampingi Bupati Grobogan Sri Sumarni langsung meninjau sekolah rusak. Saat meninjau lokasi, Ganjar sempat mengelus dada karena merasa trenyuh setelah melihat kondisi sesungguhnya.

Baca Juga: Begini Kondisi Gedung SD 5 Sambungharjo Grobogan yang Bikin Geleng-geleng Nitizen

”Saya sudah mendapat laporan kerusakan gedung sekolah ini cukup lama. Tetapi baru sekarang punya kesempatan melihat langsung. Kondisinya ternyata cukup memprihatinkan. Dengan gedung seperti ini, anak-anak tentunya tidak nyaman dalam belajar,” ungkap Ganjar saat itu.

Gedung tempat belajar siswa itu dibangun dengan konstruksi sebagian tembok dan bahan kayu pada tahun 1976. Sejak dibangun sampai pertengahan tahun 2017, belum pernah tersentuh perbaikan.

Sebelum Ganjar datang, gedung sekolah rusak tersebut sempat dikunjungi Pelaksana Tugas (Plt) Ombudsman Jawa Tengah Sabarudin, pada Kamis (30/3/2017). Dalam kunjungannya, Sabarudin mendesak Dinas Pendidikan Grobogan untuk segera mengalokasikan dana perbaikan gedung SD tersebut.

Soalnya, bekas SD Inpres tersebut mengalami kerusakan parah terutama pada atap. Kondisi ini menyebabkan aktivitas belajar-mengajar menjadi terganggu.

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Banyak Tumbuhan Mati, DLH Grobogan Tanami lagi Kawasan Alun-alun Purwodadi

Selengkapnya →