Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Tagih Kejelasan Uang Tunggu, Ratusan Buruh Pabrik Soloroda Indah Plastik di Kudus Geruduk Perusahaan



   /  @ 16:07:31  /  4 Oktober 2017

    Print       Email

Camat jekulo memberikan pengarahan pada butuh PT Soloroda Indah Plastik, Rabu (4/10/2017). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Ratusan perusahaan karyawan PT Soloroda Indah Plastik, menggeruduk kantornya, Rabu (4/10/2017). Itu dilakukan lantaran selama ini tidak mendapatkan uang tunggu selama mereka tak bekerja.

Susanti, satu dari ratusan buruh mengatakan, jumlah buruh di sana ada sekitar tiga ratu karyawan. Semuanya hadir meminta uang tunggu, selama perusahaan masih libur.

“Usai lebaran kemarin sudah libur. Selama ini sudah dibayar, namun semenjak Agustus hingga kini, tak ada uang tunggu bagi kami,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Baca Juga: Ternyata Begini Kronologi Kecelakaan Viar VS Trailer di Terban Kudus

Menurut dia, besaran uang tunggu yang sebelumnya diterima adalah sepertiga gaji harian tiap harinya. Hanya itu tak berjalan lancar. Bahkan saat ditanyakan ke perwakilan perusahaan mereka cenderung mengabaikan. Karena itu, para buruh melakukan aksi untuk mendapatkan haknya.

”Kalau gaji hariannya sebesar Rp 52 ribu. Jadi kalau sepertiganya ya sekitar Rp 17 ribuan. Nah itu yang kami tuntut saat ini,” ujarnya.

Sebelumnya, lanjutnya, sejumlah perwakilan buruh, dari SPSI dan pihak Kecamatan serta Dinas Tenaga Kerja juga sudah melakukan pertemuan akan hal tersebut. Namun, soal kejelasan juga belum nampak.

“Kami meminta, kalau memang tidak produksi dapat PHK saja namun diberikan hak kami. Namun jika masih ya masuk kerja atau berikan uang tunggu,”, harapnya.

Baca Juga: Belasan Tahun Dikuasai Warga Kudus, PTPN Ambil Alih Lahan Tebu PG Tanjung Mojo

Camat Jekulo, Dwi Yusi Sasepti berharap persoalan dapat segera tuntas. Namun diminta agar tak ada kekerasan dan juga warga tetap tenang. “Semuanya masih anteng ya tenang

Sementara, Yudi Kristianto, perwakilan dari perusahaan menyatakan belum bisa memutuskan akan persoalan tersebut. Karena saat ini unsur pimpinan sedang tak ada di lokasi

“Saya juga hanya karyawan. Pertemuan yang mengundang juga bukan kami. Saat ini bos kami sedang berada diluar,” imbuh dia.

Pertemuan pembahasan itu, kata dia akan dilaksanakan pada 11 Oktober mendatang. Saat itu, semuanya akan diperbincangkan langsung oleh pemilik perusahaan.

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Banyak Tumbuhan Mati, DLH Grobogan Tanami lagi Kawasan Alun-alun Purwodadi

Selengkapnya →