MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pekerja Mebel di Jepara Banyak Terserap ke Industri Apparel

298
Salah satu warga Desa Petekeyan, Kecamatan Tahunan saat mengukir balokan kayu, Selasa (3/10/2017). (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Keberadaan industri apparel (pakaian dan perlengkapan) di Jepara membawa dampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja. Namun di sisi lain, perajin dan perusahaan meubel justru kesulitan mencari pekerja. 

Di Desa Petekeyan, Kecamatan Tahunan, Jepara imbas adanya industri pakaian dan perlengkapan mulai terasa. Seorang perajin ukir perempuan Isfatul (27) membenarkannya. 

“Banyak teman-teman saya yang beralih bekerja di pabrik. Kalau saya memang tidak diizinkan oleh suami saya karena mengurus anak saya,” ujarnya, Selasa (3/10/2017).

Sementara itu, Ketua Paguyuban Kampung Swasembada Ukir Petekeyan Musodiq mengatakan, adanya industri memang berpengaruh pada regenerasi pengukir perempuan. 

“Garmen memang memengaruhi, banyak sekali ibu-ibu yang sudah berkeluarga memilih untuk bekerja disana,” katanya. 

Kondisi itu tak dipungkiri oleh pengusaha wanita yang tergabung dalam Jepara Women Entrepreneurs (JWE) Noerma Benzil Hanny. Ia mengatakan, sekitar 60 persen tenaga kerja perempuan terserap ke garmen. 

“Perempuan tetap dibutuhkan pada bagian-bagian tertentu pada perusahaan meubel. Dengan kondisi ini ya sangat berpengaruh,” tuturnya. 

Untuk mengatasi hal itu, pihaknya siap bersaing dengan industri garmen. Hal itu ditempuh dengan memberikan gaji sesuai dengan upah minimum regional dan fasilitas lainnya. Dikatakan Hanny, daya tawar industri apparel berada pada dua komponen tersebut. 

Sementara itu dalam penelitian Center for International Forestry Research (CIFOR), perempuan memegang peranan penting dalam industri meubel. Tidak hanya berperan dalam bidang finishing namaun mereka juga berperan dalam bidang pemasaran. 

Editor: Supriyadi

United Futsal Pc

Ruangan komen telah ditutup.