Loading...
You are here:  Home  >  Info Jateng  >  Artikel ini

Bupati Kudus Ajak Mahasiswa USM Kreatif



   /  @ 18:49:28  /  30 September 2017

    Print       Email

Bupati Kudus Musthofa, hadir dalam seminar nasional di Universitas Semarang (USM), Sabtu (30/9/2017). (Pemkab Kudus)

MuriaNewsCom, Semarang – Bupati Kudus Musthofa, menyemangati mahasiswa dalam kegiatan seminar nasional di Universitas Semarang (USM), Sabtu (30/9/2017). Mahasiswa mengaku termotivasi dengan yang disampaikan Musthofa.

Musthofa menyemangati mahasiswa agar tidak menjadi orang yang biasa-biasa saja. Tetapi harus berani keluar dari zona nyaman untuk meraih sukses. Modalnya kreativitas dan mampu membangun jaringan.

“Siapapun yang ingin sukses, kuncinya harus melakukan sesuatu yang beda. Dan bangunlah relasi,” kata Musthofa yang mengolaborasikan ekonomi kreatif yang tetap berbudaya.

Sebagai seorang pemimpin memang sudah seharusnya memberi motivasi. Baik kepada warganya termasuk para mahasiswa agar maju dengan penuh semangat. Sehingga bisa menjadi orang hebat.

Rifqi Akhmad, mahasiswa semester III Fakultas Teknik Pertanian senang dengan mendapatkan motivasi dari Bupati Kudus. “Kami sebagai mahasiswa mendapat suntikan motivasi dari Pak Musthofa, harus berpikir liar dan jangan normatif,” kata Rifqi.

Pendapat senada juga diungkapkan oleh Dewi Purwaningsih dari FTIK. Menurutnya motivasi dari Musthofa sangat penting bagi generasi milenial. Bahwa mahasiswa harus bisa membawa pengaruh besar yang positif.

Selain Bupati Kudus Musthofa, seminar tentang budaya dikaitkan dengan ekonomi kreatif ini menghadirkan Miss Indonesia Dinda Ayu Saraswati dan Youtuber Bayu Skak. Mereka membuka lebar-lebar tentang ekonomi kreatif yang berbudaya.

Sedangkan Dinda berkreasi pada kegiatan sosial maupun bisnis. Di antaranya adalah kreativitasnya dalam memberikan edukasi bagi warga yang kurang beruntung. Termasuk pengenalan pada warisan budaya. “Saya juga berbisnis menjual topi yang saya branding,” kata Dinda.

Sedangkan Bayu menceritakan pengalamannya bisa sukses di Youtube. Kiatnya, harus memiliki kreativitas dalam mengolah bahan yang disajikan. Menurutnya, banyak potensi lokal yang belum tergarap dengan bagus. “Seperti sekolah animasi di Kudus ini potensi yang luar biasa. Ini harus ada link untuk pasarnya,” kata Bayu.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Taman Bajomulyo Juwana Dikembangkan Jadi Objek Wisata

Selengkapnya →