Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Diskominfo Jepara Keluhkan Bandwidth Internet di Kota Ukir



Reporter:    /  @ 15:08:53  /  30 September 2017

    Print       Email

Ilustrasi

MuriaNewsCom, Jepara – Bandwidth atau kecepatan transfer data jaringan internet di Jepara masih rendah, hanya 50 Megabyte per Second (Mbps). Kondisi ini memrihatinkan jika dibandingkan dengan daerah lain yang telah mencapai ratusan Mbps. Hal ini sedikit banyak berpengaruh pada konsumsi informasi yang masuk kepada warganya. 

Aris Setiawan Kabid Informatika Dinas komunikasi dan informatika (Diskominfo) Jepara mengatakan, dengan kondisi ini sering kali akses internet warga pada tempat-tempat umum seringkali menjadi lemot. Padahal di era keterbukaan informasi diperlukan kecepatan akan akses jaringan internet. 

Bandwidth kita baru 50 Mbps, bayangkan saja ketika itu sebuah kue. Satu kue direbut orang 10 dengan lima orang tentu berbeda bagiannya,” kata dia, Sabtu (30/9/2017). 

Ia mengatakan, kenaikan kecepatan transfer data jaringan internet di Jepara sangatlah penting. Hal itu karena beberapa layanan dari pemerintah kabupaten telah memanfaatkan jaringan internet. Seperti aplikasi SINGMANTAP, Perpanjangan IMTA dan beberapa layanan lain. 

Aris menjelaskan, pihaknya tiap tahun selalu berusaha meningkatkan kapasitas Bandwidth di Jepara. Untuk tahun ini dianggarkan Rp 725 juta untuk langganan bandwidht. 

“Sementara tahun 2018 dianggarkan Rp 885 juta dan 2019 Rp 975 juta untuk sewa bandwidht. Kita targetkan minimal kecepatan transfer data adalah 200 Mbps. Namun untuk itu setidaknya dibutuhkan angaran sebesar Rp 1,5 miliar sampai Rp 2 miliar,” ungkap Aris. 

Dirinya yakin seiring peningkatan kebutuhan dari pemkab Jepara, Bandwidth di kabupaten ini akan semakin diperbesar. Hal itu nantinya bermuara pada kecepatan akses layanan umum. 

Namun demikian, tidak berarti infrastruktur jaringan internet di Jepara sama sekali tak diperhatikan. Aris menyebut di 16 Kecamatan telah terdapat akses wifi gratis yang diperuntukan bagi masyarakat. Selain itu layanan internet di desa-desa akan diberdayakan melalui Dana Desa.

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

2 Perwira Polres Grobogan Berganti Wajah, Ini Sosoknya

Selengkapnya →