Loading...
You are here:  Home  >  Info Jateng  >  Banyumasan  >  Artikel ini

Longsor Hambat Akses ke Dieng dari Pagentan Banjarnegara



   /  @ 13:21:45  /  30 September 2017

    Print       Email

Warga melihat jalan yang longsor di salah satu titik di Kabupaten Banjarnegara. (Facebook)

MuriaNewsCom, Banjarnegara – Hujan deras yang turun di wilayah Banjarnegara, kemarin, berakibat pada bencana longsor yang terjadi. Yaitu di jalan menuju Dieng lewat Banjarnegara. Tepatnya di Kecamatan Pagentan.   

Akses dari kecamatan tersebut ke Dieng merupakan jalan yang paling dekat jika hendak ke Dieng. Permukaan jalan tersebut sempat tertutup material longsor. Saat itu sempat membuat warga terhambat untuk bisa memanfaatkan akses.

Kini, material longsor telah dibersihkan. Sehingga pengguna jalan bisa menggunakan jalan kembali. Meski demikian, permukaan jalan masih licin, terutama jika hujan kembali turun.

Kepala BPBD Banjarnegara Arief Rahman mengatakan bencana tanah longsor terjadi pada Jumat (29/9/2017) sore sekitar pukul 16.30 WIB. Tepatnya terjadi di Desa Clapar, Kecamatan Madukara. “Titik itu merupakan jalan utama Banjarnegara-Kecamatan Pagentan, atau jalan alternatif dari Banjarnegara menuju Dieng,” kata Arief dikutip dari detik.com.

Begitu terjadi longsor, warga bersama anggota polisi langsung membersihkan material. Saat ini sudah bisa dilalui.

Ia mengimbau agar pengendara lebih berhati-hati saat melintas di kawasan tersebut. Mengingat material longsor berupa tanah yang masih menempel di aspal membuat jalan menjadi licin. “Saat ini wilayah sekitar Pagentan sudah turun hujan. Warga untuk lebih waspada,” katanya.

Dia mengatakan hujan deras yang terjadi hingga sore hari juga menyebabkan pondasi rumah Sugito warga Desa Sokaraja, Kecamatan Pagentan, longsor. Longsornya fondasi setinggi 3 meter dengan lebar 6 meter ini membuat rumah bagian belakang milik Sugito rusak dan lantai ratak-retak.

Selain itu kata Arief, dua rumah warga yang berada di bawahnya terancam terkena material longsor. Untuk sementara material longsor ditutup dengan terpal agar tidak membahayakan rumah yang ada di bawahnya.

“Tidak ada korban jiwa. Besok direncanakan membongkar rumah Sugito agar tidak membahayakan dua rumah yang ada di bawahnya,” pungkasnya.

Data BPBD, tanah longsor terjadi di Desa Clapar, Kecamatan Madukara, dan Desa Sokaraja, Kecamatan Pagentan. Tanah longsor di Desa Clapar terjadi sekitar pukul 16.30 WIB dan sempat menutup ruas jalan penghubung Madukara dan Pagentan.

Warga setempat bersama anggota Polri dan Tim Reaksi Cepat BPBD Banjarnegara telah bekerja bakti untuk menyingkirkan material longsoran yang menutup ruas jalan tersebut.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Asyiknya Nge-Jazz Sambil Berkubang Lumpur

Selengkapnya →