Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Dewan Tak Permasalahkan Jumlah Minimarket yang Membengkak di Kudus, Ini Alasanya



Reporter:    /  @ 10:15:25  /  29 September 2017

    Print       Email

Mukhasiron, Ketua Komisi B DPRD Kudus. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Kudus – Meskipun jumlah minimarket di Kabupaten Kudus, membengkak melebihi kuota yang ditentukan, namun kalangan DPRD Kudus tak mempermasalahkannya.Dewan menganggap minimarket-minimarket itu beroperasi sebelum aturan baru muncul, yakni Perda Nomor 12 Tahun 2017 yang mengatur tentang pasar modern.

Ketua Komisi B DPRD Kudus, Mukhasiron mengatakan, minimarket tersebut diketahui dibangun sebelum perda anyar disahkan. Sedangkan sebelumnya, aturan belum detail seperti saat ini.

“Kalau sekarang tinggal menjalankan yang belum ada, atau yang sedang proses. Kalau yang sudah tidak bisa ditindak, lantaran aturan lama memperbolehkan. Perbaiki ke depannya saja,” katanya.

Menurut dia, dalam perda tersebut memuat beberapa aturan utama tentang minimarket, dapat diberlakukan di dua kecamatan yang kurang, yaitu Dawe yang kurang dua unit dan Gebog satu unit.

Baca : Jumlah Minimarket di Kudus Ternyata Sudah Membengkak Segini Banyaknya

Hal yang sama juga dikatakan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kududs, Revlisianto Subekti. Menurut dia, aturan lama memang memperbolehkan hal tersebut. Apalagi, kini minimarket sudah beroperasi cukup lama.

“Bagi yang sudah ada, tinggal proses perpanjangan izinya saja yang harus dipenuhi,” ujarnya.

Dalam aturan terbaru, saat ini minimarket harus berjarak minimal satu kilometer dari pasar tradisional. Kebijakan ini mengubah aturan sebelumnya yang hanya berjarak minimal 500 meter dari pasar tradisional.

Editor : Ali Muntoha

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jepara Dapat Jatah Rehab RTLH Dari Pemprov Sebanyak 568 Unit

Selengkapnya →