Loading...
You are here:  Home  >  Info Metro  >  Info Lainnya  >  Artikel ini

Siap-siaplah Ditamuni Polisi Kayak Gini Jika Terekam CCTV Langgar Lalin di Semarang



   /  @ 14:07:02  /  28 September 2017

    Print       Email

Satlantas Polrestabes Semarang mendatangi rumah pelanggar lalu lintas di kawasan Gergaji, Kota Semarang, yang terekam melakukan pelanggaran melalu CCTV. (Group FB MIK Semar)

MuriaNewsCom, Semarang – Program E Tilang CCTV yang mulai diberlakukan di Kota Semarang sejak Senin (25/9/2017) ternyata tak sekadar gertak sambel. Ratusan pelanggar lalu lintas yang terekam kamera CCTV langsung ditindak, didatangi rumahnya untuk menjatuhkan tilang.

Bahkan Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Yuswanto Ardi pun turun langsung mendatangi rumah-rumah pelanggar lalu lintas, untuk memberikan surat tilang.

Seperti yang dilakukan Kamis (28/9/2017) pagi tadi, Yuswanto mendatangi sejumlah rumah pelanggar. Dari rumah mewah, hingga rumah yang berada di dalam gang-gang sempit.

Saat mendatangi pelanggar, kasatlantas menunjukkan bukti pelanggaran berupa rekaman CCTV. Seperti ketika mendatangi pelanggar di Jalan Atmodirono, Semarang.

Yuswanto menunjukkan bahwa mobilnya terekam CCTV Dishub melakukan pelanggaran lampu merah Kaligarang, pada Senin (25/9/2017) pukul 09.30 WIB.

Si pelanggar mengaku saat itu yang membawa mobilnya adalah istrinya. Kendati demikian tetap menjatuhkan tilang, STNK mobilnya pun ditahan, dan diberi surat tilang.

Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Yuswanto Ardi menunjukkan bukti tilang. (Group FB MIK Semar)

 

Ws warga Semarang Selatan juga didatangi kasatlantas bersama anggotanya.  Ia juga terekam melakukan pelanggaran di lokasi yang sama yaitu persimpangan Kaligarang. Ia mengakui tak mengetahui adanya tilang menggunakan CCTV.

“Sebenernya bukan saya saja, namun banyak juga yang melanggar. Namun apesnya saya saja yang terekam,” kata Ws, dikutip dari Tribunjateng.com.

Sementara Yuswanto Ardi menjelaskan jika dalam melakukan penindakan pihaknya tetap menggunakan asa praduga tak bersalah. “Jika terbukti tidak melakukan pelanggaran, maka kami tidak akan menindak,” ujarnya.

Program E Tilang CCTV ini mulai diberlakukan di Kota Semarang sejak Senin lalu, berhasil menjaring ratusan pelanggar. Bahkan dua hari sejak diterapkan tercayat sudah ada 130 pelanggar.

Ada 26 titik CCTV yang dipasang Dinas Perhubungan Kota Semarang untuk program ini. Dari jumlah pelanggar sebanyak itu, kata Yuswanto didominasi pelanggaran yang terjadi di simpang Tlogosari dan Fatmawati.

Selanjutnya, menurut dia, kepolisian masih memiliki tugas untuk menelusuri identitas pemilik kendaraan yang melanggar tersebut. “Masih diselidiki karena yang mengendari belum tentu pemiliknya,” ujarnya pada Antarajateng.com.

Ia menegaskan bahwa mekanisme pengenaan bukti pelanggaran tetap melalui putusan pengadilan untuk menentukan besaran denda yang harus mereka bayar.

Editor : Ali Muntoha

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

2 Perwira Polres Grobogan Berganti Wajah, Ini Sosoknya

Selengkapnya →